Chrissy Teigen Keguguran setelah Pendarahan Hebat

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chrissy Teigen dan John Legend (Instagram/@chrissyteigen)

    Chrissy Teigen dan John Legend (Instagram/@chrissyteigen)

    TEMPO.CO, JakartaChrissy Teigen mengalami keguguran setelah dirawat di rumah sakit beberapa hari karena pendarahan hebat. Dia mengumumkan kabar duka ini dalam sebuah unggahan di Instagram, Kamis, 1 Oktober 2020. 

    Istri penyanyi John Legend itu mengunggah beberapa fotonya di rumah sakit bersama suami, salah satunya terlihat sedang tiduran sambil menggendong buntalan kain. 

    "Kami terkejut dan mengalami rasa sakit yang dalam, jenis rasa sakit yang belum pernah kami rasakan sebelumnya. Kami tidak pernah bisa menghentikan pendarahan dan memberikan cairan yang dia butuhkan, meskipun sudah berkantong-kantong transfusi darah. Itu tidak pernah cukup," tulis dia di Instagram.

    Model dan penulis buku resep itu kehilangan bayinya di trimester kedua kehamilan. Dalam tradisi keluarga, mereka tidak akan memberi nama sang bayi sampai dia dilahirkan. Tapi kali ini mereka memberi nama anak itu sebelum lahir pada waktunya, dia dipanggil Jack.

    “Jack bekerja sangat keras untuk menjadi bagian dari keluarga kecil kami, dan dia akan menjadi (keluarga), selamanya. Kepada Jack kami — maafkan aku karena beberapa saat pertama dalam hidupmu menemui begitu banyak komplikasi, karena kami tidak bisa memberimu rumah yang kamu butuhkan untuk bertahan hidup. Kami akan selalu mencintaimu,” dia menambahkan.

    Jack adalah anak ketiga Chrissy dan John. Sebelumnya, pasangan ini telah memiliki sepasang anak, Luna dan Miles yang masih balita.

    “Di hari-hari tergelap ini, kami akan berduka, kami akan menangis. Tapi kami akan saling berpelukan dan mencintai lebih kuat dan bisa melewatinya,” tulis Chrissy.

    Chrissy dan suaminya John Legend mengumumkan sedang menantikan anak ketiga dalam video musiknya, "Wild”, yang dirilis pertengahan Agustus lalu. Pengumuman itu mengejutkan karena bintang itu sebelumnya mengandung dua anak mereka, Luna dan Miles, melalui program bayi tabung.

    Kehamilan kali ini terasa berat bagi Chrissy. Sebelum dirawat di rumah sakit, dia harus bed rest selama dua minggu karena terus mengalami pendarahan

    Pendarahan semakin menjadi sehingga dia harus dirawat dan menjalani transfusi darah sejak Ahad, 27 September 2020.

    "Saya kira dalam istilah yang paling sederhana, kita dapat mengatakan bahwa plasenta saya benar-benar lemah," jelas Chrissy ketika itu. "Aku merasa sangat baik. Bayinya sangat sehat, tumbuh lebih kuat dari Luna atau Miles. Dia banyak bergerak. Dia bergerak jauh lebih awal dari yang pernah mereka lakukan."

    Dia melanjutkan, "Dia kuat. Saya sangat bersemangat untuknya karena dia begitu luar biasa, pria kecil terkuat. Jadi, saya tidak sabar menunggu dia. Tapi pada dasarnya, dia adalah pria terkuat terkuat di rumah paling keren. Rumahnya baru saja runtuh. Awalnya tidak memiliki fondasi yang baik."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19 Saat Maulid Nabi

    Untuk menekan penyebaran wabah Covid-19, pemerintah berupaya mencegah kerumunan dalam setiap kegiatan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.