Madu dan 6 Obat Batuk Alami untuk Ibu Hamil

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu hamil batuk pilek. Freepik.com/Yanalya

    Ibu hamil batuk pilek. Freepik.com/Yanalya

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak sedikit ibu hamil yang mengalami batuk. Tentu kondisi itu sangat tak nyaman bagi ibu hamil. Kabar baiknya janin dalam kandungan tidak akan dengan mudah tertular penyakit seperti batuk atau flu dari ibunya lewat plasenta. Hanya saja, gejala batuk bisa jadi lebih lama karena sistem imun tidak bekerja dengan maksimal.

    Tapi bagi ibu hamil membutuhkan banyak pertimbangan sebelum mengonsumsi obat apapun, termasuk obat batuk. Untuk meredakan batuk ada beberapa pengobatan tradisional yang cukup aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Perlu diingat obat batuk alami untuk ibu hamil bisa jadi tidak akan secepat obat medis dalam mengatasi penyakit.

    Beberapa obat batuk alami untuk ibu hamil yang aman dicoba

    1. Bawang putih

    ADVERTISEMENT

    Tak hanya untuk ibu hamil, bawang putih dengan khasiat antioksidan dan antiinflamasi di dalamnya bisa menjadi pilihan obat batuk tradisional untuk ibu hamil. Caranya bisa dengan mengonsumsi bawang putih setiap kali sehabis makan. Tambahkan madu untuk mengimbangi rasanya.

    2. Cuka apel

    Mengonsumsi cuka apel membuat tubuh berada dalam kondisi alkali atau basa. Sebagian besar penyakit tidak bisa bertahan dalam lingkungan yang bersifat alkali. Tak hanya itu, cuka apel juga mengandung bakteri baik yang dapat melawan infeksi.Cara konsumsinya bisa dengan mencampurkan cuka apel dengan teh atau air madu dan dikonsumsi 3 kali sehari. Selain itu, bisa juga dengan berkumur cuka apel untuk melegakan tenggorokan saat batuk.

    3. Lemon

    Berkat kandungan vitamin C yang melimpah dalam lemon, buah yang satu ini bisa menjadi obat batuk tradisional untuk ibu hamil. Lemon sebagai antioksidan alami juga kaya akan potasium yang penting untuk kinerja ginjal. Ketika ginjal bisa bekerja optimal, maka zat yang tak berguna dalam tubuh bisa dibuang dengan mudah. Sama seperti cuka apel, lemon juga membuat tubuh berada dalam kondisi alkali dan bisa mengusir penyakit seperti batuk lebih cepat.

    4. Madu

    Madu sudah sangat populer menjadi salah satu obat batuk tradisional untuk ibu hamil karena dapat membantu mengencerkan dahak. Tak hanya itu, madu juga baik untuk panas dalam dan meningkatkan kekebalan tubuh.Ibu hamil bebas mengonsumsi madu jenis apapun sesuai preferensinya. Campurkan dengan lemon atau air hangat untuk membuktikan efektivitasnya.

    5. Jahe

    Tak ada salahnya menjajal jahe sebagai salah satu obat batuk tradisional untuk ibu hamil. Utamanya jika ibu hamil menderita batuk kering karena infeksi virus maupun alergi. Mengonsumsi jahe dapat membantu inflamasi, itu sebabnya juga kerap digunakan sebagai obat tradisional bronkitis. Cara mudah mengonsumsinya bisa dengan merebus jahe dalam air mendidih. Kemudian, tambahkan madu dan konsumsi sebagai salah satu obat batuk yang aman untuk ibu hamil.

    6. Berkumur air garam

    Berkumur campuran air hangat dan garam dapat mengurangi infeksi saluran pernapasan hingga 40%. Cairan ini dapat membantu membuang kelebihan dahak di tenggorokan sehingga tidak lagi terasa nyeri.Tak hanya itu, kumur air garam juga dapat membantu mengusir alergen, bakteri, dan juga jamur dari tenggorokan. Lakukan cara ini selama 2-3 kali dalam sehari untuk mendapatkan khasiatnya.

    7. Air

    Tak hanya mencegah dehidrasi, air juga sangat penting untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Ketika tubuh terhidrasi, maka penyakit seperti batuk atau flu bisa sembuh lebih cepat. Anda juga bisa mengonsumsi kaldu tulang untuk membantu meredakan batuk saat sedang hamil.Cara terbaik agar tidak mengalami batuk atau flu saat sedang mengandung adalah dengan menjalankan gaya hidup sehat. Sebisa mungkin, pastikan selalu mengonsumsi makanan bergizi, tidur cukup, dan juga aktif bergerak setiap harinya.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.