Manfaat Terong untuk Kesehatan, Bantu Cegah Anemia dan Cacat Lahir

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terong. Freepik.com/Stockking

    Terong. Freepik.com/Stockking

    TEMPO.CO, JakartaTerong atau Solanum melongena, berasal dari keluarga tanaman nightshade. Ini kaya serat dan rendah kalori. Terong tersedia dalam berbagai warna, ukuran, dan varietas. Sayuran ini yang secara teknis merupakan buah juga mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Terong juga mengandung senyawa polifenol, fitonutrien seperti nausinin dan asam klorogenat, asam lemak, asam amino, vitamin B6 dan E, serta mineral.

    Memasukkan terong ke dalam makanan Anda itu mudah. Terong memiliki kulit yang halus, berkilau dan berwarna ungu. Rasanya agak pahit. Merendam terong dengan garam akan mengeluarkan kelembapan dan juga senyawa yang berkontribusi pada rasa pahit. Selain itu, proses ini akan mengurangi penyerapan minyak selama pemasakan.

    Selalu gunakan pisau stainless steel untuk memotong terong. Baja karbon dapat bereaksi dengan nutrisi yang ada di terong dan membuat sayuran menjadi hitam.
    Miliki terong dengan kulitnya untuk menikmati nutrisi lengkap. Potong terong menjadi ukuran dan bentuk yang diinginkan. Taburkan sedikit garam di atasnya dan diamkan setidaknya selama 30 menit. Ini akan mengurangi kandungan air dan membuatnya lebih sedikit menyerap minyak saat memasak. Mengasinkan terong juga akan membantu mengurangi rasa pahitnya sampai batas tertentu. Bilas terong setelah Anda mengasinkannya. Ini akan membantu menghilangkan garam berlebih dari mereka.

    Melansir laman Style Craze, jika Anda memilih untuk memanggang terong secara utuh, pastikan Anda menusuk banyak lubang kecil di kulitnya dengan garpu. Ini akan membantu uap melewati dan keluar. Setelah dipanggang, masukkan pisau ke dalam terong. Jika pisau melewati terong dengan mudah, maka siap untuk dimakan.

    Berikut ini manfaat terong untuk kesehatan

    ADVERTISEMENT

    1. Meningkatkan Kesehatan Jantung
    Terong dikatakan memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. Sebuah studi yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Connecticut menemukan bahwa terong mentah dan dimasak memiliki sifat pelindung jantung. Nasunin, komponen polifenol dalam terong, bermanfaat bagi jantung. Studi lain yang dilakukan pada kelinci hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi) menemukan bahwa jus terong dapat menurunkan kadar kolesterol plasma dan aorta. Selain itu, konsumsi terong setiap hari dapat mengontrol tekanan darah tinggi pada individu yang stres.

    2. Mengontrol Kadar Gula Darah
    Terong merupakan sumber serat yang kaya dan rendah karbohidrat larut. Ini dapat membantu mengatur kadar gula darah dan mengontrol penyerapan glukosa. Studi in vitro pada terong menemukan bahwa fenolat dalam sayuran ini bertindak sebagai penghambat enzim yang terlibat dengan diabetes tipe 2.

    Sebuah studi yang dilakukan oleh Institut Nutrisi Manusia Jerman menemukan bahwa konsumsi serat makanan dan efek metaboliknya dapat membantu mencegah diabetes. Serat dapat memperlambat penyerapan gula dan mengontrol kadar gula darah. Polifenol dalam terong dapat membantu mengontrol kadar gula darah.

    3. Mengurangi Risiko Kanker
    Ekstrak yang ditemukan dalam kulit terong kaya akan solasodine rhamnosyl glycosides (SRGs). Senyawa ini memiliki sifat melawan kanker dan dapat membantu mengobati kanker kulit. Sebuah studi yang dilakukan oleh Australasian Medical Research menemukan bahwa SRG dapat menyebabkan kematian sel kanker. Studi lain yang dilakukan oleh University of Queensland menemukan bahwa campuran standar glikosida solasodine telah terbukti efektif dalam pengobatan tumor kulit manusia ganas dan jinak .

    4. Meningkatkan Fungsi Kognitif
    Fitonutrien dalam terong dapat melindungi membran sel otak dari kerusakan. Mereka juga dapat memfasilitasi transfer pesan dari satu sel ke sel lainnya, sehingga menjaga fungsi memori. Radikal bebas di otak mungkin bertanggung jawab atas degenerasi saraf, Alzheimer, dan demensia. Nasunin, antioksidan kuat dalam kulit terong, dapat menghambat masalah saraf dengan membersihkan radikal bebas ini. Ini meningkatkan fungsi otak dan mengurangi risiko penyakit saraf.

    5. Membantu Menurunkan Berat Badan
    Terong memiliki kandungan air yang tinggi dan rendah kalori. Ini membuatnya ideal untuk orang yang ingin menurunkan berat badan. Tekstur sayuran yang kenyal memfasilitasi karakteristik ini. Makanya, Anda harus mengonsumsi terong dalam bentuk aslinya sebanyak mungkin. Sayur juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Serat membuat Anda kenyang dan dapat membantu menurunkan berat badan.

    6. Meningkatkan Kesehatan Mata
    Terong kaya akan lutein. Antioksidan dapat mencegah degenerasi makula terkait usia, yang merupakan penyebab utama kebutaan dan gangguan penglihatan (15). Diperlukan lebih banyak penelitian jangka panjang untuk memahami potensi efek perlindungan penglihatan dari terong pada manusia.

    7. Meningkatkan Kesehatan Tulang
    Terong dapat membantu meningkatkan kepadatan mineral tulang dan mengurangi risiko osteoporosis. Sayuran ini mengandung nutrisi seperti kalsium, magnesium, dan kalium yang membantu meningkatkan kekuatan tulang.

    8. Membantu Mengobati Anemia
    Dunia telah menyaksikan lonjakan jumlah penderita anemia yang luar biasa selama dua dekade terakhir. Sesuai WHO, 1,62 miliar orang saat ini terkena anemia. Kekurangan zat besi merupakan salah satu akar penyebab anemia, yang memiliki gejala seperti sakit kepala, lemas, dan sulit berkonsentrasi. Karena itu, dokter menyarankan diet kaya zat besi untuk memerangi anemia.

    Terong mengandung sekitar 0,2 mg zat besi per 100 gram. Sayuran bergizi ini juga kaya tembaga (sekitar 0,173 mg dalam 100 gram). Kedua mineral ini bekerja sama secara efektif untuk membantu produksi dan distribusi sel darah merah yang tepat, sehingga meningkatkan energi dan kadar hemoglobin.

    9. Dapat Mencegah Cacat Lahir
    Terong mengandung asam folat yang penting untuk wanita hamil. Asupan makanan kaya asam folat dapat membantu mencegah cacat lahir. Kekurangan folat menyebabkan kelainan pada ibu dan janin.

    10. Dapat Meningkatkan Kesehatan Kulit
    Terong kaya akan vitamin, mineral, antosianin (senyawa tumbuhan alami), dan antioksidan. Bukti anekdot menunjukkan bahwa ini dapat membantu meningkatkan kilau kulit dan membantu memperlambat penuaan. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan klaim ini.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.