Tidak Semua Masker Kain Aman, Perhatikan Jenis Bahannya

Editor

Mila Novita

Ilustrasi masker kain. ANTARA/Arif Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat kesehatan dan relawan COVID-19 Dokter Muhamad Fajri Adda'i mengatakan fungsi masker sangat penting dalam mengurang transmisi kuman. Demikian juga droplet yang kita keluarkan saat bersuara, bicara, bersin dan semacamnya bisa menularkan ke orang lain.

"Dengan kita memakai masker bisa mengurangi hingga 85-90 persen asalkan memakainya sesuai dan masker yang dipilih juga benar," ungkap Dokter Fajri dalam Instagram Live Elshinta, Kamis, 17 September 2020.

Ia mengatakan, masker standar yang bisa digunakan adalah minimal 3 lapis, bahan yang sesuai ialah katun dan yang bagus jenisnya cotton cult dengan kerapatan 180 benang per inci. Sebab, ada katun yang lebih tipis hanya 80 benang per inci.

Selain itu bisa juga pakai kain sutra, campuran katun dan silk, katun dan flanel, katun dan sifon. 

"Nah yang perlu diperhatikan ialah ketika bahan masker sudah sesuai, perhatikan lagi penggunaan maskernya. Mulai dari hidung hingga menutup dagu, tidak miring-miring apalagi cuma dagu," ia melanjutkan.

Saat ini penggunaan masker scuba dan buff menjadi sorotan karena termasuk bahan masker yang tipis dan renggang, juga kurang maksimal melindungi virus.

Fajri juga mengimbau tidak menggunakan kedua jenis masker tersebut, salah satunya di dalam KRL. Sebab dalam kondisi tertutup seperti di dalam KRL dengan udara yang lebih dingin, droplet bisa menjadi airborne dan bertahan di udara dalam waktu lama sehingga membuat penularan virus corona semakin tinggi.

Sudah susah-susah dan tidak nyaman memakai masker, tapi kurang bermanfaat serta justru turut menyebarkan kuman.

Dia mengatakan, kedua masker itu sebaiknya bukan hanya dilarang di KRL tapi juga di manapun apalagi di ruang tertutup.

"Kalau bisa jangan digunakan lagi, kalaupun adanya masker scuba bisa dilapisi dengan kain katun lagi. Kalau pakai scuba 2 atau 3 lapis hingga sekarang juga belum tahu apakah bisa atau tidak karena belum ada kasus," ujar dia.

Fajri menganjurkan saat beli masker benar-benar diperhatikan dan tahu jenis bahannya, kalau bisa dipegang lebih dulu. "Karena sekarang ini kan banyak ya yang jual masker apalagi via online shop," kata dia.

Masker medis memang lebih efektif. Tapi karena hanya sekali pakai maka ia menganjurkan pakai masker kain. Perhatikan pemakaian maksimal empat jam. Kalau misalnya harus pakai seharian maka langsung dicuci pakai detergen dan air panas jika perlu pakai klorin.






Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

9 menit lalu

Bahaya Diffuser dengan Campuran Cairan Antiseptik

Cairan antiseptik memiliki sejumlah kandungan yang membahayakan sehingga tak dianjurkan digunakan untuk campuran diffuser.


Inilah yang Harus Dilakukan saat Terkena Gas Air Mata

7 jam lalu

Inilah yang Harus Dilakukan saat Terkena Gas Air Mata

Gas air mata banyak menyebabkan iritasi. Berikut hal-hal yang dapat dilakukan bila terkena gas air mata.


Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

9 jam lalu

Begini Efek Setelah Mengidap Covid-19

Usai mengidap Covid-19 ternyata dapat mempengaruhi fungsi kogitif otak. Apa efek samping lainnya?


PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

1 hari lalu

PPKM Level 1 di Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 7 November

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali


DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

2 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Tertinggi Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad, 2 Oktober 2022, bertambah 1.322 kasus dengan provinsi penyumbang tertinggi DKI Jakarta.


Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

2 hari lalu

Solidaritas dan Donor Darah Penghuni Apartemen Lavande

Ratusan penghuni Apartemen Lavande Residences, Jakarta Selatan mengikuti kegiatan donor darah bertempat di lantai dasar apartemen.


Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

4 hari lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

5 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

5 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

6 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.