6 Makanan Penyebab Bau Badan Selain Bawang, Ada Ikan dan Asparagus

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi ikan tuna (pixabay.com)

    ilustrasi ikan tuna (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bau badan bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah makanan. Beberapa makanan yang bisa dikonsumsi sehari-hari sebenarnya merupakan penyebab bau badan, tapi kebanyakan orang tidak mengetahuinya. 

    Selama ini makanan penyebab bau badan yang umum diketahui adalah bawang. Tapi sebenarnya bukan hanya itu. Ada banyak makanan lain yang juga memicu bau badan.

    Dari ikan sampai asparagus, berikut lima makanan yang bisa menyebabkan bau badan.

    1. Ikan

    Ikan memberikan banyak manfaat bagi kesehatan berkat kandungan lemak omega 3, tapi makanan ini juga dapat membuat bau badan menjadi tidak sedap karena kandungan kolinnya.

    Selain itu, penderita gangguan metabolisme trimethylaminuria (TMAU) juga tidak boleh mengonsumsi ikan secara berlebihan apabila ingin aroma tubuhnya tidak bau. Menurut National Center for Biotechnology Information, hal ini terjadi karena penderita TMAU tidak dapat mengurai senyawa berbau amis dalam ikan (trimetilamina). Alhasil, senyawa itu menumpuk dalam tubuh Anda dan nantinya akan dikeluarkan lewat urine, napas, serta keringat.

    2. Daging merah

    Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Chemical Senses, mengonsumsi daging merah dapat membuat keringat jadi lebih bau. Meski belum menemukan cukup bukti, para peneliti menyebut bahwa kandungan lemak dalam daging merah menjadi penyebab munculnya bau badan yang tidak sedap. Asam lemak tersebut mempengaruhi bakteri di kulit sehingga menciptakan bau menyengat.

    3. Alkohol

    Beberapa bukti menunjukkan bahwa peminum alkohol mempunyai lebih banyak bakteri jahat dalam mulut mereka dibanding yang tidak mengonsumsinya. Selain menyebabkan bau mulut, bakteri ini memicu penyakit gusi, plak, dan kerusakan gigi.

    Tubuh memetabolisme alkohol menjadi asetat. Maka dari itu, semakin banyak diminum, semakin banyak juga asetat yang diproduksi oleh tubuh. Keringat hasil sekresi asetat menyebabkan badan juga menjadi bau. Jika ingin meminimalkan hal tersebut, Anda disarankan untuk mengonsumsi banyak air.

    4. Sayuran cruciferous

    Sayuran-sayuran cruciferous seperti brokoli, kubis, dan kembang kol mengandung sulfur. Ketika keluar melalui keringat, kandungan ini membuat tubuh menjadi beraroma mirip telur busuk.

    Meski begitu, Anda tidak perlu menghindarinya karena sayuran-sayuran ini mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Jika hendak menguranginya, gantilah dengan sayuran dan buah yang tidak mengandung sulfur seperti labu, ubi jalar, terong, jeruk, atau persik.

    5. Bumbu dapur

    Sama seperti sayuran cruciferous, bumbu dapur seperti bawang putih, bawang bombai, jinten, dan kari juga mengandung sulfur. Selain membuat bau keringat menjadi tidak enak, mengonsumsinya juga dapat menyebabkan bau mulut menjadi tak sedap. Untuk mengatasi aroma tak sedap yang keluar di mulut, Anda dapat meminum banyak air dan menyikat gigi.

    6. Asparagus

    Asparagus yang memiliki kandungan belerang membuat urine menjadi berbau busuk. Meskipun begitu, munculnya bau busuk yang ditimbulkan dari efek memakan asparagus tersebut ternyata tidak tercium oleh semua orang, khususnya penderita anosmia atau gangguan fungsi penciuman. Namun, asparagus mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.