Dua Vitamin yang Dibutuhkan untuk Jaga Imunitas, Cek Sumber Makanannya

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi jus buah (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Imunitas atau kekebalan tubuh jadi sangat penting di tengah pandemi Covid-19, terutama ketika pembatasan sosial berskala besar atau PSBB kembali diberlakukan di Jakarta. Salah satu cara untuk meningkatkan imunitas adalah mengonsumsi nutrisi yang cukup, termasuk vitamin. 

Setidaknya ada dua jenis yang perlu Anda cukupi kebutuhannya, yakni vitamin C dan D.

"Jika Anda kekurangan vitamin D, maka berdampak pada kerentanan Anda terhadap infeksi. Saya tidak keberatan merekomendasikan (vitamin D)," kata direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases, Anthony Fauci.

"Vitamin lainnya, vitamin C karena tergolong antioksidan yang baik dan jika Anda ingin mengonsumsinya satu gram atau lebih, maka itu tidak masalah," ujar dia.

Peneliti senior di Johns Hopkins Center for Health Security, Amesh A. Adalja, kepada Health mengatakan, ada bukti vitamin D memang membantu melawan infeksi pernapasan.

Vitamin D larut dalam lemak dan secara alami ada dalam beberapa makanan, seperti ikan berlemak, hati sapi, keju, dan kuning telur, menurut National Institutes of Health Office of Dietary Supplements (NIH).

Vitamin ini diproduksi di dalam tubuh ketika sinar UV dari matahari mengenai kulit dan memicu apa yang dikenal sebagai sintesis vitamin D.

Dalam tubuh, vitamin D dapat melakukan banyak hal termasuk memperkuat tulang, mengurangi peradangan, dan membantu fungsi kekebalan tubuh. Inilah alasan utama vitamin D dapat bermanfaat sebagai suplemen, menurut Dr. Adalja.

Terkait fungsi kekebalan, satu tinjauan sistematis dan meta-analisis data dari 11.321 orang dalam BMJ menemukan, orang yang mengonsumsi suplemen vitamin D mingguan atau harian, lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan infeksi saluran pernapasan dibandingkan mereka yang tidak.

Selanjutnya, sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis lain dari 5.660 orang yang diterbitkan di PLOS One menunjukkan, suplementasi vitamin D memiliki efek perlindungan terhadap infeksi saluran pernapasan.

Bagaimana dengan vitamin C? Vitamin C larut dalam air yang secara alami ada di beberapa makanan, seperti jeruk, stroberi, brokoli, dan tomat.

Vitamin ini juga dikenal sebagai antioksidan yang memainkan peran penting dalam fungsi kekebalan.

Satu tinjauan dan meta-analisis yang dilakukan oleh para peneliti di Cochrane menemukan, orang yang mengonsumsi suplemen vitamin C ketika mereka sedang pilek mengalami penurunan infeksi sebesar 8 persen (orang dewasa) dan 14 persen (pada anak-anak).

Selain itu, mengonsumsi 250 miligram hingga 1 gram vitamin C sehari disebut bisa mengurangi risiko terkena pilek hingga 50 persen.






8 Makanan Terbaik untuk Menyehatkan Rambut dan Kulit Kepala

12 jam lalu

8 Makanan Terbaik untuk Menyehatkan Rambut dan Kulit Kepala

Selain menggunakan produk perawatan rambut Anda juga disarankan untuk makan makanan yang mendukung kesehatan kulit kepala


Penuaan Dini hingga Melemahkan Imun, Inilah 5 Dampak Buruk Begadang bagi Kesehatan

14 jam lalu

Penuaan Dini hingga Melemahkan Imun, Inilah 5 Dampak Buruk Begadang bagi Kesehatan

Apakah Anda sering begadang? Tahukah Anda jika begadang memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh? Simak ulasan berikut.


Ragam Manfaat Ciplukan yang Perlu Anda Tahu

1 hari lalu

Ragam Manfaat Ciplukan yang Perlu Anda Tahu

Meski bentuknya kecil, buah ciplukan punya banyak manfaat buat kesehatan sehingga harganya pun ikut terdongkrak.


3 Jenis Serum yang Membantu Mengatasi Garis Halus dan Kerutan di Wajah

1 hari lalu

3 Jenis Serum yang Membantu Mengatasi Garis Halus dan Kerutan di Wajah

Tiga serum ini masing-masing memiliki khasiat yang berbeda, dari meningkatkan produksi kolagen hingga melembapkan kulit saat tidur.


9 Tips Sehat meski Harus Begadang

1 hari lalu

9 Tips Sehat meski Harus Begadang

Ada saat-saat tertentu yang mengharuskan Anda untuk bergadang. Berikut tips tubuh tetap sehat meski harus begadang.


Tips Berjemur dan Waktu Terbaik untuk Mendapatkan Vitamin D

1 hari lalu

Tips Berjemur dan Waktu Terbaik untuk Mendapatkan Vitamin D

Berolahraga di bawah sinar matahari membantu pembentukan vitamin D lebih baik dan meningkatkan kekuatan tulang.


Hari AIDS Sedunia 2022 : Yang Perlu Diketahui Tentang Gejala, Penularan, dan Pengobatannya

1 hari lalu

Hari AIDS Sedunia 2022 : Yang Perlu Diketahui Tentang Gejala, Penularan, dan Pengobatannya

AIDS adalah tahap akhir dari infeksi HIV. Peringatan Hari AIDS Sedunia, masyarakat terus diingatkan soal solidaritas internasional lawan penyakit itu.


Bedah Gizi Singkong dan Cara Mengolahnya

1 hari lalu

Bedah Gizi Singkong dan Cara Mengolahnya

Singkong adalah salah satu bahan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, tetapi juga mengandung vitamin C dan kalium.


Hari AIDS Sedunia, Apa Perbedaan HIV dan AIDS?

2 hari lalu

Hari AIDS Sedunia, Apa Perbedaan HIV dan AIDS?

Jika tidak diobati tepat waktu, HIV dapat berkembang menjadi AIDS yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.


1 Desember Hari AIDS Sedunia: Kilas Balik Penetapannya

2 hari lalu

1 Desember Hari AIDS Sedunia: Kilas Balik Penetapannya

Hari AIDS Sedunia merupakan momentum untuk menyatukan orang-orang di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran tentang HIV/AIDS.