Demi Lovato Bicara Kesehatan Mental, Jangan Malu Minta Bantuan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Demi Lovato. Instagram.com/@ddlovato

    Demi Lovato. Instagram.com/@ddlovato

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Demi Lovato mulai terbuka membahas masalah kesehatan mental, termasuk kesalahan masa lalunya yang pernah mengalami over dosis obat di tahun 2018. Pengakuan tersebut terungkap saat wawancara virtual dengan Good Morning America atau GMA pada Rabu, 9 September 2020.

    Melansir laman People, Jumat 11 September 2020, perempuan 28 tahun ini membuka cerita tentang kesehatan mentalnya dan meningkatkan kesadaran tentang stigma yang menyertainya. Setelah dia ditanya oleh Amy Robach dari GMA apakah dia merasa malu dengan masalah kesehatan mentalnya atau tidak, Demi Lovato mengatakan bahwa dia tidak harus merasa malu. Tapi mungkin hanya sedikit malu karena telah melalui beberapa hal atau membuat beberapa pilihan yang telah dibuat.

    "Dan saya pikir itu wajar bagi siapa pun yang Anda kenal, membuat kesalahan dalam kesehatan mental mereka. Tetapi saya juga tahu bahwa bagian dari menghilangkan stigma adalah dengan menyebarkan kesadaran dan membicarakannya," ungkap pelantun Skyscraper ini.

    Demi Lovato tidak pernah menjadi orang yang menghindar untuk membahas perjuangannya sendiri dengan penyakit mental. Dia juga selalu menjadi pendukung paling vokal bagi mereka yang menghadapi perjuangan yang sama.

    Sekarang, penyanyi I Love Me ini menjadi juru bicara Talkspace, sebuah platform terapi online yang menghubungkan pengguna dengan terapis berlisensi dari kenyamanan rumah mereka sendiri. "Sangat penting bagi saya untuk berbagi percakapan ini dan mengambil langkah selanjutnya dengan Talkspace," kata Demi Lovato tentang kemitraan tersebut, yang dia harap akan membantu orang lain yang berjuang melawan masalah kesehatan mental.

    Lovato juga membagikan pesan yang menginspirasi selama waktunya dengan GMA, dengan mengatakan kepada penonton, "Anda sama sekali tidak sendirian saat ini. Ada begitu banyak orang, lebih dari sebelumnya yang merasakan persis seperti yang Anda rasakan," katanya.

    Menurut Demi Lovato, saat Anda berjuang, terkadang Anda cenderung mencari solusi permanen untuk masalah sementara, tetapi itu memiliki dampak jangka panjang dalam kehidupan banyak orang. "Ada orang di sana yang mencintaimu dan peduli padamu dan akan menjawab telepon jika kau menelepon. Dan jika mereka tidak ada untukmu, putar musikku dan aku akan berada di sana," ungkapnya.

    Awal tahun ini, Lovato mulai terbuka kepada orang tentang mengapa dia ada untuk para penggemar yang mungkin berjuang secara mental dan emosional di tengah pandemi corona yang sedang berlangsung .

    Setelah mengumumkan di Instagram bahwa dia membantu meluncurkan dana kesehatan mental pada bulan April, Lovato mengatakan sangat penting bahwa orang-orang memiliki dialog ini karena terkadang Anda merasa sangat sendirian dan Anda tidak tahu ke mana harus berpaling atau dengan siapa harus diajak bicara.

    "Anda takut pikiran yang Anda miliki ini terlalu gelap, dan Anda membutuhkan bimbingan. Di sanalah Anda bisa masuk dan dapat memberikan bantuan kepada orang-orang yang berjuang," tambahnya.

    Demi Lovato menambahkan jika meminta bantuan bukanlah pertanda kelemahan namun pertanda kekuatan. Seringkali masyarakat menganggap saat membutuhkan bantuan menandakan diri kita lemah. "Tetapi hal terkuat yang dapat dilakukan seseorang adalah mengambil langkah pertama untuk mendapatkan bantuan, apa pun bentuk-bentuknya," pungkas Lovato.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.