Jelang Persalinan, Kenali 10 Tanda Janin Sudah Memasuki Jalan Lahir

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hamil (pixabay.com)

    Ilustrasi hamil (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Jelang persalinan, janin akan memasuki jalan lahir untuk memudahkan prosesnya. Umumnya, kondisi ini terjadi menjelang akhir trimester ketiga, yakni sekitar 34-36 minggu kehamilan.

    Ketika bayi telah memasuki panggul, ada tanda-tanda yang bisa ibu hamil cermati dalam mempersiapkan persalinan. Apa saja?

    1. Sering buang air kecil
    Kepala janin yang turun ke panggul dapat memberi tekanan pada kandung kemih sehingga mendorong Anda untuk lebih sering buang air kecil. Anda bahkan mungkin mengalami kebocoran urine karena banyaknya tekanan ekstra pada kandung kemih.

    2. Posisi tonjolan perut semakin turun
    Saat janin sudah masuk panggul, tonjolan perut ibu hamil akan terlihat semakin turun. Akan tetapi, tidak semua ibu hamil menyadari hal ini, terutama jika bayi turun ke panggul lebih lambat.

    ADVERTISEMENT

    3. Bernapas lebih lega
    Ibu hamil umumnya kesulitan menarik napas dalam-dalam dan lebih mudah kehabisan napas karena bayi menekan diafragma. Tapi ketika bayi sudah masuk ke panggul, tekanan pada diafragma akan berkurang sehingga dapat bernapas lebih lega.

    4. Meningkatnya tekanan pada panggul
    Begitu janin turun, Anda mungkin merasakan tekanan yang meningkat pada panggul hingga cukup membuat Anda kesulitan untuk berjalan. Tekanan ini diibaratkan seperti berjalan dengan bola bowling di antara kedua kaki.

    5. Keputihan
    Saat janin masuk panggul, kepalanya akan menekan leher rahim. Hal tersebut dapat menghilangkan sumbat lendir yang menghalangi pembukaan serviks. Selama kehamilan, sumbat lendir berfungsi untuk melindungi rahim dari masuknya bakteri.  Sumbatan lendir yang mirip jeli ini akan keluar dari vagina. 

    6. Nyeri panggul
    Nyeri panggul terjadi karena kepala bayi menekan banyak ligamen di panggul ibu, terutama ketika janin bergerak ke arah tertentu. Selain itu, ibu juga mungkin mengalami nyeri yang terasa tajam di serviks saat kepala bayi menekan saraf.

    7. Sakit punggung
    Janin yang sudah masuk ke panggul bisa memberi tekanan ekstra pada otot di punggung bagian bawah. Hal ini akan membuat Anda merasakan sakit punggung yang tak nyaman.

    8. Wasir
    Wasir mungkin terjadi karena kepala janin menekan vena di panggul dan rektum. Banyaknya tekanan yang diberikan bahkan dapat memperburuk kondisi tersebut.

    9. Lebih sering lapar
    Ketika bayi sudah turun ke panggul, kapasitas perut terasa lebih besar karena tekanan pada perut berkurang. Hal ini dapat meredakan heartburn yang kerap dialami ibu hamil sekaligus meningkatkan rasa lapar.

    10. Meningkatnya kontraksi
    Begitu bayi turun ke panggul, tubuh akan semakin mempersiapkan persalinan. Anda mungkin mengalami peningkatan kontraksi Braxton Hicks (kontraksi palsu), atau bahkan kontraksi nyata yang menandakan bahwa posisi janin sudah semakin dekat jalan lahir.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.