Selain Bersepeda dan Lari, 6 Olahraga ini Baik untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita naik sepeda. Freepik.com

    Ilustrasi wanita naik sepeda. Freepik.com

    TEMPO.CO, JakartaOlahraga selama ini dikaitkan dengan penurunan berat badan. Ada banyak manfaat olahraga untuk tubuh termasuk menjaga kesehatan jantung. Salah satu organ terpenting ini sangat berpengaruh pada kehidupan kita. 

    Ada berbagai macam olahraga berintensitas rendah, seperti jalan kaki dan bersepeda, yang termasuk dalam aktivitas fisik yang menyehatkan jantung. Jika Anda belum terbiasa berolahraga mulailah dari intensitas yang rendah terlebih dahulu, baru tingkatkan secara perlahan. 

    Berikut ini jenis olahraga untuk kesehatan jantung

    1. Jalan kaki

    Baik itu di luar atau di dalam rumah, jalan kaki adalah olahraga berintensitas rendah tapi berdampak besar pada kesehatan jantung.Sebab, jalan kaki dapat meningkatkan detak jantung, menurunkan tekanan darah, hingga menguatkan otot-otot jantung. Hasilnya, aliran darah di dalam tubuh akan lancar. Sebuah penelitian membuktikan, jalan kaki selama 30 menit per hari, sebanyak lima hari dalam seminggu, dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner sebanyak 19 persen.

    ADVERTISEMENT

    2. Angkat beban

    Olahraga untuk jantung yang tak kalah hebatnya ialah mengangkat beban. Selain ampuh dalam membentuk dan memperbesar otot tubuh, latihan angkat beban di gym ataupun dengan dumbbell di rumah, dapat menyehatkan otot jantung kita!Dalam jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise, ditemukan bahwa partisipan wanita yang rajin latihan angkat beban, mengalami penurunan risiko penyakit jantung sebanyak 17%, dibandingkan dengan mereka yang jarang latihan angkat beban.

    3. Berenang

    Apakah Anda suka berenang? Berbahagialah, sebab berenang dapat menyehatkan jantung dan paru-paru!Meskipun berenang tak terlihat melelahkan seperti berlari, tapi jangan anggap remeh olahraga yang satu ini. Tubuh kita tetap berkeringat banyak saat berenang, hanya saja keringat itu tak terlihat karena bercampur dengan air. Faktanya, orang yang rajin berenang disebut bisa lebih panjang umur, dibandingkan mereka yang jarang berenang. Para peneliti sudah membuktikan klaim ini dalam sebuah riset.

    4. Yoga

    Jangan melihat yoga dari gerakannya saja. Kalau dilihat dengan “kasat mata”, yoga mungkin tidak serumit angkat beban. Namun nyatanya, yoga termasuk dalam daftar olahraga untuk jantung yang lebih sehat dan kuat!Beberapa riset juga sudah membuktikan, partisipan berusia 40 tahun ke atas yang sering melakukan yoga selama lima tahun, mengalami penurunan tekanan darah dan detak jantung, sehingga jantung pun sehat.

    5. Bersepeda

    Kini, bersepeda menjadi salah satu jenis olahraga untuk jantung yang sedang viral di tengah masyarakat Indonesia. Selain dapat menambah banyak teman, bersepeda juga sangat baik untuk kesehatan. Sebuah penelitian memang telah membuktikan manfaat bersepeda dalam menurunkan risiko stroke, serangan jantung, dan tekanan darah tinggi.

    6. Lari

    Tak hanya bersepeda, lari juga tengah digandrungi banyak masyarakat saat ini. Selain bisa menurunkan berat badan, lari juga menyehatkan jantung, lho. Sebuah riset membuktikan, lari selama 5-10 menit setiap hari sangat bermanfaat untuk menurunkan risiko kematian akibat stroke dan serangan jantung, menurunkan risiko penyakit jantung serta menurunkan risiko kanker

    7. Menari

    Jangan pernah meremehkan jenis aktivitas yang satu ini. Ya, berdansa dengan gerakan rumit dan dalam tempo yang cepat, ternyata sangat bermanfaat untuk kesehatan. Malahan, menari masuk dalam kategori olahraga untuk jantung.

    8. Mendaki

    Mendaki adalah jenis olahraga untuk jantung yang seringkali terlupakan. Padahal, mendaki dapat meningkatkan detak jantung dan membakar kalori berlebih dalam tubuh. Ditambah lagi, mendaki dipercaya bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...