Alasan Wanita Harus Waspada Gejala Kolesterol Tinggi

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi wanita makan. Freepik.com/Senivpetro

TEMPO.CO, JakartaKolesterol tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang menyerang wanita. Namun, banyak wanita yang berisiko memiliki kolesterol tinggi tapi tidak menyadarinya. 

Kolesterol dalam darah terdiri dari HDL dan LDL, HDL adalah singkatan dari high-density lipoprotein, yakni jenis kolesterol yang digolongkan sebagai kolesterol baik. HDL membawa kolesterol dari bagian lain tubuh kembali ke hati. Hati kemudian membuang kolesterol dari tubuh Anda. Sementara LDL adalah singkatan dari low-density lipoprotein, yang juga dikenal sebagai kolesterol jahat. Alasan mengapa jenis kolesterol ini disebut sebagai kolesterol jahat adalah kadar LDL yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri.

Kandungan kolesterol terlalu tinggi dapat membentuk plak ketika bergabung dengan zat lain dalam pembuluh darah. Kondisi ini mengakibatkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis) yang dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke. 

Secara umum, wanita memiliki kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik yang lebih tinggi dibandingkan pria. Hal ini dikarenakan hormon estrogen yang tampaknya berperan dalam meningkatkan HDL. Namun  kondisi ini berubah pada saat menopause.

Banyak wanita mengalami perubahan drastis, di mana kadar kolesterol total dan LDL mengalami kenaikan, sementara kolesterol HDL malah mengalami penurunan. Setelah menopause, kadar kolesterol mengalami fluktuasi. Kolesterol juga cenderung meningkat seiring bertambahnya usia wanita. Selain itu, trigliserida (lemak dalam darah) juga lebih berisiko pada wanita dibandingkan dengan pria. Hal tersebut membuat wanita memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung dan stroke. Tidak hanya itu, faktor genetik dan gaya hidup juga turut memengaruhi.

Sering kali, tidak ada gejala kolesterol tinggi pada wanita yang spesifik sehingga Anda mungkin tidak menyadarinya. Gejala hanya akan muncul setelah kolesterol tinggi menyebabkan gangguan pembuluh darah, seperti nyeri dada (angina), kelemahan atau kebas pada tangan dan kaki, gangguan penglihatan pada salah satu mata serta sakit saat berjalan. Sebab itu, periksalah kolesterol darah secara berkala untuk mengantisipasi berbagai masalah kesehatan.

Apabila kadar kolesterol Anda terbukti tinggi, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Misalnya pemberian obat penurun kolesterol seperti statin didasarkan pada keseluruhan risiko serangan jantung dan stroke. Termasuk faktor nonkolesterol, seperti usia, genetik, tekanan darah, kebiasaan merokok, dan peningkatan gula darah. Jika Anda memiliki kondisi-kondisi tertentu, seperti terdapat penyakit pembuluh darah, terbukti mengalami aterosklerosis dan berisiko tinggi mengalami penyakit jantung. Maka dokter akan meresepkan obat jenis statin untuk pencegahan walaupun nilai LDL Anda normal. Karena obat ini pada dasarnya untuk mengobati plak di arteri.

Anda juga disarankan untuk menjalankan gaya hidup sehat untuk meningkatkan kadar kolesterol sehat dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Tidak merokok, berolahraga selama 30 menit setidaknya lima hari atau lebih per minggu. Konsumsi makanan yang dapat menurunkan LDL, seperti buah-buahan, sayur-mayur, protein tanpa lemak, dan serat larut tinggi, seperti kacang-kacangan dan gandum, hindari minuman dengan pemanis, serta konsumsi lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda dalam jumlah yang memadai, seperti yang ditemukan dalam minyak zaitun, kacang-kacangan, dan ikan berlemak seperti salmon.

SEHATQ






Selain Gorengan, Hindari 5 Makanan Ini Saat Sakit Tenggorokan

8 jam lalu

Selain Gorengan, Hindari 5 Makanan Ini Saat Sakit Tenggorokan

Saat makan makanan yang tidak tepat, gejala sakit tenggorokan bisa terasa makin berat.


Gejala Penyakit Jantung yang Bisa Muncul Lebih Awal

23 jam lalu

Gejala Penyakit Jantung yang Bisa Muncul Lebih Awal

Mengenali tanda-tanda awal penyakit jantung dapat menyelamatkan hidup dan para ahli membagikan apa yang perlu diketahui tentang penyakit ini.


9 Makanan Pengganti untuk Diet Rendah Kolesterol

1 hari lalu

9 Makanan Pengganti untuk Diet Rendah Kolesterol

Kebanyakan orang takut bahwa makanan yang untuk kolesterol berarti makanan yang tidak menyenangkan dan tidak berasa


6 Manfaat Alpukat untuk Kesehatan Jantung Hingga Mata dan Takaran Aman Mengkonsumsinya

2 hari lalu

6 Manfaat Alpukat untuk Kesehatan Jantung Hingga Mata dan Takaran Aman Mengkonsumsinya

Salah satu alasan untuk menyukai alpukat adalah karena sangat serbaguna


8 Makanan Terbaik untuk Menyehatkan Rambut dan Kulit Kepala

2 hari lalu

8 Makanan Terbaik untuk Menyehatkan Rambut dan Kulit Kepala

Selain menggunakan produk perawatan rambut Anda juga disarankan untuk makan makanan yang mendukung kesehatan kulit kepala


Wanita Lebih Sering Bergosip Dibanding Pria ? Ini Faktanya

2 hari lalu

Wanita Lebih Sering Bergosip Dibanding Pria ? Ini Faktanya

Gosip lebih lekat secara spesifik pada wanita. Aktivitas gosip yang dilakukan perempuan sebesar 57,3% dan laki-laki sebesar 42,7%


Efek Melewatkan Waktu Makan dapat Mempersingkat Rentang Hidup

3 hari lalu

Efek Melewatkan Waktu Makan dapat Mempersingkat Rentang Hidup

Penelitian menunjukkan perilaku makan tertentu sebenarnya terkait dengan tingkat kematian dini yang lebih tinggi


5 Makanan yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Tulang

3 hari lalu

5 Makanan yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Tulang

Tulang berperan membentuk rangka dan melindungi organ tubuh sehingga penting untuk menjaganya tetap sehat dengan mengonsumsi makanan berikut.


Konsumsi 6 Makanan dan Minuman Ini untuk Kesehatan Ginjal

3 hari lalu

Konsumsi 6 Makanan dan Minuman Ini untuk Kesehatan Ginjal

Karena fungsinya yang sangat penting, menjaga kesehatan ginjal sangatlah penting. Berikut makanan dan minuman yang baik untuk kesehatan ginjal.


Kiat Menangkal Depresi dan Kecemasan dengan Makanan, Minuman Nutrisi Ini

3 hari lalu

Kiat Menangkal Depresi dan Kecemasan dengan Makanan, Minuman Nutrisi Ini

Para ilmuwan telah menemukan bahwa pola makan dan kesehatan usus secara keseluruhan memainkan peran penting untuk menangkal depresi dan kecemasan