Shandy Aulia Rajin Menstimulus Putrinya, Ketahui Milestone Anak Sesuai Usia

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shandy Aulia dan putrinya Claire Herbowo. Instagram.com/@shandyaulia

    Shandy Aulia dan putrinya Claire Herbowo. Instagram.com/@shandyaulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Shandy Aulia memutuskan memberikan makanan pendamping air susu ibu atau MPASI ke anaknya, Claire Herbowo, di usia empat bulan. Meski tidak sesuai dengan Organisasi Kesehatan Dunia yang menganjurkan MPASI diberikan di usia 6 bulan, Shandy memiliki alasan sendiri dan izin dari dokter.

    Di luar keputusan yang diambil oleh Shandy, di usia 6 bulan putrinya telah banyak mencapai milestone lebih dari anak sebayanya. Mulai dari belajar berdiri atau merambat, belajar duduk, bermain benda, hingga berenang. Di laman Instagram-nya, dia tampak rajin memberikan stimulus pada putrinya, sehingga pertumbuhannya pun semakin pesat. 

    "Growing together with mommy, Dear @missclaireherbowo sudah
    6 bulan kita bersama, setiap waktu kita lewati bersama, setiap hari ada kejutan yang selalu @missclaireherbowo berikan untuk mommy & daddy. I’m so proud to be your mom @missclaireherbowo," tulis Shandy di laman Instagram-nya, Minggu 30 Agustus 2020.

    Ketika berbicara tentang perkembangan anak atau milestone, banyak orang tua sering berbicara tentang pencapaian yang telah diraih anak-anak mereka pada usia tertentu. Hal ini penting sebab bisa mewakili apa yang rata-rata anak dapat lakukan di sekitar usia tertentu, meskipun ini jelas berbeda dari satu anak ke anak lainnya, dan tidak bisa disamakan. 

    ADVERTISEMENT

    Melansir laman Very Well Family, Rabu 2 September 2020 milestone perkembangan adalah kemampuan yang dicapai sebagian besar anak pada usia tertentu. Pencapaian tersebut dapat melibatkan keterampilan fisik, sosial, emosional, kognitif, dan komunikasi seperti berjalan, berbagi dengan orang lain, mengekspresikan emosi, mengenali suara yang sudah dikenal, dan berbicara.

    Misalnya, beberapa anak mungkin mulai berjalan sejak usia 9 atau 10 bulan, sementara yang lain baru mulai berjalan sekitar 14 hingga 15 bulan atau bahkan setelahnya. Dengan melihat tonggak perkembangan yang berbeda, orang tua, dokter, dan guru dapat lebih memahami bagaimana anak-anak biasanya berkembang dan mengawasi setiap potensi masalah perkembangan.

    Kemudian, antara usia 9 hingga 12 bulan, anak-anak mulai mencapai tonggak fisik seperti berdiri atau bahkan berjalan. Meskipun usia yang tepat di mana seorang anak mencapai tonggak tertentu dapat bervariasi, Anda mungkin khawatir jika anak Anda belum tidak mencapai keterampilan yang dapat dilakukan oleh sebagian besar rekan sebaya mereka.

    Ada empat kategori dasar untuk pencapaian tonggak perkembangan anak-anak yaitu

    1. Fisik

    Pencapaian fisik melibatkan keterampilan motorik besar dan keterampilan motorik halus. Keterampilan motorik besar biasanya yang pertama berkembang dan termasuk duduk, berdiri, merangkak, dan berjalan. Keterampilan motorik halus melibatkan gerakan yang tepat seperti menggenggam sendok, memegang krayon, menggambar bentuk, dan mengambil benda kecil.

    2. Kognitif

    Tonggak sejarah ini berpusat pada kemampuan anak untuk berpikir, belajar, dan memecahkan masalah. Seorang bayi yang belajar bagaimana menanggapi ekspresi wajah dan anak prasekolah yang mempelajari alfabet adalah contoh pencapaian kognitif.

    3. Sosial dan Emosional

    Berpusat pada anak-anak untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang emosi mereka sendiri dan emosi orang lain, tonggak sosial dan emosional juga melibatkan pembelajaran bagaimana berinteraksi dan bermain dengan orang lain.3

    4. Komunikasi

    Tonggak-tonggak ini melibatkan komunikasi bahasa dan nonverbal. Seorang anak berusia satu tahun yang belajar bagaimana mengucapkan kata-kata pertamanya dan seorang anak berusia lima tahun yang mempelajari beberapa aturan dasar tata bahasa adalah contoh tonggak komunikasi yang penting .

    Perlu diperhatikan, meskipun sebagian besar pencapaian ini biasanya terjadi selama jangka waktu tertentu, ada satu peringatan penting. Orang tua dan pengasuh harus ingat bahwa setiap anak itu unik. Tidak semua anak akan mencapai pencapaian ini pada saat yang bersamaan.

    Beberapa anak mungkin mencapai tonggak tertentu sejak dini, seperti belajar berjalan atau berbicara lebih awal dari teman sebaya mereka. Anak-anak lain mungkin mencapai tonggak yang sama di kemudian hari. Ini tidak selalu berarti bahwa satu anak berbakat atau anak lainnya tertunda — itu hanya mewakili perbedaan individu yang ada dalam proses perkembangan.

    Kemampuan perkembangan ini juga cenderung membangun satu sama lain. Keterampilan yang lebih maju seperti berjalan biasanya terjadi setelah kemampuan yang lebih sederhana seperti merangkak dan duduk telah dicapai. Hanya karena satu anak mulai bisa berjalan pada usia 9 bulan tidak berarti bahwa ada anak lain yang tertinggal jika dia masih belum bisa berjalan pada usia 12 bulan.

    Dengan memahami tonggak perkembangan ini dan rentang usia yang khas bagi anak-anak untuk bertemu mereka, Anda dan profesional perawatan kesehatan Anda dapat mengawasi pertumbuhan dan perkembangan anak Anda. Jika Anda pernah memiliki kekhawatiran tentang anak Anda, pastikan untuk berbicara dengan dokter Anda.

    Jika anak Anda mengalami keterlambatan perkembangan, mendapatkan intervensi dini dapat membantu memberikan hasil yang lebih sukses. Ada beberapa program yang tersedia untuk membantu anak-anak yang mengalami keterlambatan sejak lahir hingga sekolah menengah.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.