7 Khasiat Jus Buah Delima untuk Mencegah Alzheimer hingga Kanker

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jus buah delima (Pixabay.com)

    Ilustrasi jus buah delima (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Jus buah delima tidak hanya menyegarkan, tapi juga memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Buah ini mengandung antioksidan tinggi serta kaya akan nutrisi mikro seperti vitamin C, vitamin E, vitamin B9, bahkan kalium. 

    Kandungan buahnya membuat jus buah delima bermanfaat mencegah penyakit Alzheimer hingga kanker. Simak ulasannya.

    1. Memperlambat penyakit Alzheimer

    Penyakit Alzheimer menyebabkan kerusakan sel otak secara perlahan hingga pada akhirnya mati. Penyakit ini membuat pasiennya mengalami penurunan fungsi berpikir, berperilaku, dan kemampuan sosial.  Kandungan antioksidan dalam jus delima diyakini membantu memperlambat penyakit Alzheimer, juga membantu melindungi daya ingat.

    ADVERTISEMENT

    2. Mengendalikan radikal bebas

    Warna cerah buah delima berasal dari kandungan polifenolnya. Polifenol merupakan golongan zat antioksidan yang ampuh untuk kendalikan radikal bebas.J us buah delima mengandung kadar antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan banyak jus-jus buah lain. Bahkan, kadar antioksidan di jus delima lebih tinggi tiga kali lipat dibandingkan red wine dan teh hijau.

    3. Memelihara sistem pencernaan

    Jus delima membantu mengurangi peradangan di usus dan menyehatkan sistem pencernaan. Hal ini berpotensi bermanfaat untuk penderita penyakit Crohn, kolitis ulseratif, dan penyakit peradangan usus lain. Tapi jus ini sebaiknya dihindari oleh penderita diare.

    4. Menjaga kesehatan jantung

    Jus buah delima dapat meningkatkan aliran darah serta mencegah pembuluh arteri kaku dan menebal. Tak hanya itu, jus delima juga dilaporkan membantu mengendalikan tekanan darah sistolik.

    5. Meningkatkan performa seksual

    Kandungan antioksidan buah delima mencegah stres oksidatif yang dikaitkan dengan disfungsi sperma dan penurunan kesuburan pada wanita. Jus delima juga berpotensi untuk meningkatkan testosteron pada laki-laki maupun perempuan.

    6. Menurunkan risiko kanker

    Jus delima dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker prostat. Walau riset lanjutan masih diperlukan untuk menguatkan premis tersebut, mengonsumsi jus delima tentu tetap memberikan manfaat lain untuk tubuh. Riset terkait efek jus delima terhadap kanker terus dilakukan oleh para ahli.

    7. Meningkatkan performa olahraga dan ketahanan

    Jus ini membantu meningkatkan pemulihan kekuatan otot serta mengurangi nyeri otot. Jus delima juga bantu menurunkan kerusakan oksidatif akibat beraktivitas fisik.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.