Deterjen Bisa Menyebabkan Alergi pada Kulit, Simak 5 Cara Mengatasinya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi deterjen (Pixabay.com)

    Ilustrasi deterjen (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Deterjen bisa menyebabkan alergi karena zat pewangi dan bahan kimia lain terkandung di dalamnya. Kondisi ini terjadi pada anak-anak atau orang dewasa yang memiliki kulit sensitif atau dengan kondisi kulit tertentu.

    Sama seperti produk sabun pada umumnya, deterjen mengandung beberapa jenis surfaktan atau zat penggerak permukaan. Surfaktan bekerja dengan melonggarkan partikel kotoran dan minyak yang menempel agar dapat hilang dari permukaan pakaian. Kandungan surfaktan yang keras sering kali menyebabkan iritasi, terutama pada orang dengan kulit sensitif.

    Selain surfaktan, zat deterjen yang dapat memicu ruam dan iritasi pada kulit adalah parfum atau zat wewangian.

    Adapun berbagai zat alergen penyebab alergi lainnya yang terkandung dalam deterjen, di antaranya pengawet, enzim, paraben, pewarna, pelembap, pelembut kain, pengental dan pelarut, serta pengemulsi.

    ADVERTISEMENT

    Selain bahan kimia, penyebab alergi deterjen cuci pakaian lain adalah dermatitis kontak. Ini merupakan kondisi kulit iritasi yang menyebabkan ruam dan peradangan pada kulit. Penyakit ini biasanya terjadi saat tangan menyentuh benda yang menyebabkan iritasi, seperti sabun deterjen, tanaman, atau logam.

    Sebagian besar kasus alergi deterjen dapat diatasi dengan melakukan pengobatan sederhana di rumah. Berikut lima cara yang bisa Anda coba.

    1. Kompres air dingin

    Kompres air dingin bertujuan untuk menenangkan kulit yang mengalami peradangan. Caranya, basahi handuk atau kain bersih dengan air dingin, peras airnya, lalu tempelkan pada area kulit yang meradang.

    2. Mandi oatmeal

    Mandi oatmeal bertujuan untuk mengurangi rasa gatal dan menenangkan kulit yang meradang. Caranya, gunakan bubuk oatmeal yang sudah dihaluskan dengan blender. Lalu, taburkan ke dalam bak mandi berisi air. Anda dapat menggunakannya untuk berendam dalam bak tersebut selama 15 menit.

    3. Minum obat antihistamin

    Cara mengatasi alergi deterjen yang ampuh berikutnya adalah minum obat antihistamin. Obat ini dijual bebas di apotek, tapi waspada efek sampingnya yang dapat menyebabkan rasa kantuk, dapat membuat Anda tidur pulas walaupun kulit sedang gatal.

    4. Krim antigatal

    Krim antigatal seperti lotion calamine berfungsi menenangkan kulit sehingga mencegah Anda untuk menggaruk kulit lebih lanjut. Jika terus-terusan digaruk, kulit berpotensi rasa gatal di kulit bisa bertambah parah.

    5. Krim steroid

    Krim steroid dengan kandungan hidrikortison minimal 1 persen dapat membantu meringankan rasa gatal dan peradangan yang muncul sebagai alergi deterjen. Namun, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan krim steroid. Pasalnya, krim steroid tidak boleh dibeli secara bebas di apotek. 

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.