Manfaat Pendinginan setelah Olahraga, Tak Kalah Penting dari Pemanasan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita berolahraga. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita berolahraga. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Olahraga membuat tubuh mengeluarkan panas dan menyebabkan kelelahan. Jadi, sangat manusiawi ketika selesai olahraga, Anda tergoda untuk segera beristirahat tanpa melalukan pendinginan. Padahal, sama seperti pemanasan, pendinginan sangat penting bagi kebugaran tubuh. 

    Pendingunan membantu mengurangi kelelahan otot. Seperti pemanasan, latihan pendinginan dilakukan dengan meregangkan otot, tapi dengan gerakan yang lebih lambat. Latihan ini memiliki beberapa manfaat, berikut empat di antaranya.

    1. Menormalkan detak jantung

    Ketika berolahraga, terutama aktivitas kardiovaskular seperti berlari, bersepeda, hingga senam aerobik, detak jantung Anda akan meningkat. Pendinginan akan menormalkan kembali detak jantung Anda.

    ADVERTISEMENT

    2. Menghindari pusing atau pingsan

    Pendinginan membantu Anda terhindar dari rasa pusing bahkan pingsan akibat aliran darah di otot-otot besar tubuh ketika aktivitas berat dihentikan secara tiba-tiba.

    3. Mengontrol pernapasan

    Seiring dengan peningkatan detak jantung saat olahraga, pernapasan Anda juga menjadi lebih cepat. Kondisi ini menandakan bahwa tubuh sedang membakar kalori saat berolahraga. Pendinginan memungkinkan napas secara bertahap kembali ke ritme yang sama seperti sebelum Anda memulai olahraga.

    4. Membantu persiapan otot

    Setelah olahraga, Anda berisiko mengalami kram otot jika berhenti tiba-tiba. Itu sebabnya Anda perlu pendinginan. Proses pendinginan membantu persiapan otot-otot tubuh untuk sesi latihan berikutnya, baik pada keesokan harinya atau dalam beberapa waktu ke depan.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.