Bunga Kenanga Mampu Mengatasi Hipertensi, Infeksi Hingga Kecemasan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bunga kenanga. Pixabay.com/Maya. A.P

    Bunga kenanga. Pixabay.com/Maya. A.P

    TEMPO.CO, JakartaBunga kenanga atau ylang-ylang memiliki aroma yang sangat khas, warnanya kuning dan kelopaknya seperti bintang. Aroma yang khas bahkan digunakan banyak merek parfum di dunia. Bunga yang dipetik dari pohon kenana (Cananga odorata) ini tumbuh di berbagai negara Asia, seperti Malaysia, Filipina, dan Indonesia tentu saja. Bahkan, bunga kenanga dapat dibeli secara online, baik dalam bentuk kering maupun yang telah diolah menjadi minyak atsiri. 

    Di balik kecantikannya, bunga kenanga menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang sangat bermanfaat. Namun perlu diingat, tidak semua manfaatnya telah dibuktikan oleh penelitian. Sebagian dari kegunaan bunga kenanga tersebut merupakan keyakinan masyarakat.

    Berikut ini manfaat bunga kenanga

    1. Mengatasi gangguan kecemasan
    membuktikan bahwa bunga kenanga atau ylang ylang dapat mengatasi gangguan cemas dan meningkatkan rasa percaya diri. Manfaatnya yang satu ini dapat dirasakan saat Anda mengoleskan minyak atsiri bunga kenanga ke kulit atau menghirup aromanya.Tidak hanya itu, sebuah riset juga membuktikan bahwa bunga kenanga bisa meningkatkan suasana hati. Namun sayangnya, manfaat bunga kenanga yang satu belum terbukti secara ilmiah.

    2. Meredakan stres
    Stres akibat pekerjaan yang menumpuk? Cobalah hirup aroma minyak atsiri bunga kenanga yang harum itu. Sebab, dalam jurnal Phytotherapy Research, mengoleskan essential oil ylang-ylang ke kulit maupun menghirupnya dapat meredakan stres.

    ADVERTISEMENT

    3. Menenangkan pikiran
    Manfaat bunga kenanga selanjutnya ialah menenangkan pikiran. Khasiatnya yang satu ini didasarkan pada penelitian yang telah diterbitkan oleh International Journal of Neuroscience. Anda bisa merasakan khasiat bunga kenanga yang satu ini dengan cukup mudah; yaitu dengan menghirup aroma minyak atsirinya.

    4. Mengatasi hipertensi

    Kemampuan bunga kenanga dalam menurunkan tekanan darah tinggi sudah dibuktikan lewat jurnal .Dalam penelitian itu, 83 pasien hipertensi diminta untuk menghirup berbagai macam minyak atsiri, salah satunya minyak kenanga. Hasilnya, tekanan darah tinggi turun, dan hormon stres (kortisol) pun dapat berkurang.Namun, para peneliti masih belum yakin mengenai kemampuan minyak atsiri bunga kenanga sendiri dalam mengatasi hipertensi, tanpa mencampurkannya dengan minyak atsiri lainnya.

    5. Mengobati infeksi jamur
    Saat dioleskan ke kulit, bunga kenanga dipercaya dapat mengobati infeksi jamur, terutama Candida albicans. Sebab, bunga kenanga mengandung linalool, senyawa yang memiliki efek antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi. pun juga sudah membuktikan khasiat bunga kenanga yang satu ini.

    6. Mengatasi kulit kepala kering
    Tahukah Anda kalau manfaat minyak atsiri bunga kenanga dapat mengatasi kulit kepala kering? Jangan main-main, khasiatnya yang satu ini juga sudah dibuktikan lewat penelitian yang diterbitkan Indian Journal of Dermatology. Sebab, bunga kenanga dapat merangsang produksi sebum.Campurkan lima tetes minyak atsiri bunga kenanga dengan dua sendok teh minyak almond atau zaitun hangat, kemudian oleskan di bagian kulit kepala. Setelah itu, jangan lupa untuk “membungkus” kepala Anda dengan handuk. Diamkan selama 30 menit dan bilaslah hingga bersih.

    7. Meningkatkan gairah seks
    Meski belum terbukti secara ilmiah, manfaat bunga kenanga yang satu ini dipercaya sebagai pengobatan tradisional untuk meningkatkan libido atau gairah seksual.  Namun, karena khasiat bunga kenanga ini belum terbukti secara medis, ada baiknya Anda tidak menggunakannya begitu saja. Berkonsultasilah dengan dokter apabila Anda merasakan penurunan gairah seks.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.