Megawati Soekarnoputri Tinggal di Kapal Perang: Bayangkan Wanita Naik Tangga Itu

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Megawati Soekarnoputri. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

    Megawati Soekarnoputri. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Megawati Soekarnoputri menceritakan peristiwa yang tak terlupakan dalam hidupnya dalam peringatan HUT RI ke-75 lewat daring di YouTube Sekretariat Presiden, Senin 17 Agustus 2020. Presiden RI periode 2001-2004 itu mengingat kembali momen saat ia harus tinggal di atas kapal perang selama sekitar dua minggu. 

    "Yang tidak pernah terlupakan oleh saya, ketika terjadi konflik di Maluku dan sekitarnya," kata Megawati Soekarnoputri menjawab pertanyaan "Dari pengalaman yang paling berkesan, pesan apa yang ingin Ibu Megawati Soekarnoputri sampaikan kepada generasi muda?".

    Saking gentingnya situasi di daratan Maluku dan sekitarnya, Megawati mengatakan oleh bagian keamanan, dia tidak boleh tinggal di daratan. "Maka saya tinggal di kapal perang. Hampir dua minggu saya menggunakan kapal perang itu sebagai tempat tinggal," katanya. Konflik Maluku terjadi di awal era reformasi pada tahun 1999. Saat itu, konflik horizontal antar etnis dan agama berlangsung di Kepulauan Maluku, khususnya Ambon dan Halmahera.

    Megawati Soekarnoputri. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

    Salah satu yang menjadi perhatian Megawati Soekarnoputri saat tinggal di kapal perang itu adalah bentuk tangganya. "Ternyata bentuk tangganya tidak seperti kapal-kapal penumpang atau komersial," kata Megawati. "Tangganya itu tegak lurus. Jadi bayangkan saya sebagai perempuan kalau mau naik turun harus menggunakan tangga yang tegak lurus itu."

    Megawati melanjutkan pesannya bagi generasi muda. "Sebaiknya kita, apalagi generasi muda, harus punya keyakinan dan harapan. Segala sesuatu di-manage dengan baik," ujar wanita yang pernah menjadi pembawa baki bendera pusaka pada Upacara Peringatan HUT RI di Istana Negara pada 1964.

    RINI K


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.