Fashion Khas Kamala Harris, Sneakers dan Blazer

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Senator Kamala Harris digandeng Joe Bidden sebagai calon wakil presiden Amerika dalam pemilihan presiden November 2020. [CNN]

    Senator Kamala Harris digandeng Joe Bidden sebagai calon wakil presiden Amerika dalam pemilihan presiden November 2020. [CNN]

    TEMPO.CO, Jakarta - Senator Kamala Harris membuat sejarah ketika diumumkan bahwa dia akan menjadi pasangan calon presiden Amerika Serikat Joe Biden. Dia adalah wanita kulit hitam pertama dan wanita India-Amerika pertama yang menjadi calon wakil presiden. Selain itu, dia adalah satu-satunya perempuan kedua dari Demokrat yang telah siap untuk pekerjaan itu — dalam rentang waktu hampir 40 tahun, pada saat itu. Harris, yang berasal dari California, mengikuti jejak Geraldine Ferraro, yang ikut serta bersama Walter Mondale pada tahun 1984.

    Bahkan sebelum Kamala Harris terungkap sebagai pilihan Joe Biden, liputan pers tentang pencariannya telah dianggap seksis oleh beberapa orang. Standar ganda Washington memiliki banyak bentuk; salah satunya adalah dress code-nya. Setelan untuk pria dan wanita adalah norma; ekspresi diri busana tidak dianjurkan.

    Ketika wanita di Washington menunjukkan gayanya atau memakai seragam, itu menjadi berita. Misalnya Jacqueline Kennedy yang menggunakan fashion sebagai diplomasi didokumentasikan dengan baik, begitu pula dengan dukungan Michelle Obama terhadap desainer Amerika. Selain itu, media tampak terpesona secara positif oleh syal Dr. Deborah Birx, bros Madeleine Albright, dan mutiara Barbara Bush.

    Di tahun 2020 ini tentu mengejutkan bahwa seorang wanita bisa memiliki gaya dan substansi. Selain itu, membicarakan tentang gaya kandidat perempuan hendaknya tidak mengurangi atau mengurangi pencapaiannya yang lain. Makna dan simbolisme dapat diekspresikan melalui pakaian.

    ADVERTISEMENT

    Ferraro menerima nominasinya dalam gaun putih, yang dibaca sebagai dukungan atas gerakan hak pilih. Warna itu juga disukai oleh Hillary Clinton. Disahkan pada tahun 1920, Amandemen ke-19 secara nominal memberi perempuan hak untuk memilih, meskipun perempuan kulit hitam sering dilarang menggunakan hak tersebut.

    Melansir laman Vogue, sementara hashtag #fearless yang sering digunakan Kamala Harris lebih diterapkan pada pendekatan dan kebijakan politiknya daripada gayanya, tetapi dia memiliki gaya khas tertentu. Jika melihat kembali foto kelulusannya di Universitas Howard tahun 1986 menunjukkan gaya sporty andalan dengan aksesori yang masih disukainya hingga hari ini.

    Misalnya saat kampanye dan acara publik, Kamala Harris menggunakan koleksi sneakers Converse yang mengesankan, mulai dari All Stars klasik hingga versi platform. Calon wakil presiden ini termasuk perempuan yang rela melakukan kerja keras untuk mendorong perubahan positif.

    Dalam bahasa fashion, Harris tahu bagaimana bergaya santai namun tetap berkelas. Dia memadupadankan blazer, celana panjang skinny berwarna gelap serta sneakers putih.  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.