Ibu Hamil Perlu Menjaga Kesehatan Mental dengan 7 Cara Ini Selama Pandemi

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu hamil. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehamilan adalah perjalanan yang mengubah hidup dengan sendirinya, bahkan ketika pandemi tidak melanda dunia. Sementara perjalanan menjadi ibu biasanya dikaitkan dengan lautan emosi yang berbeda-beda, pandemi yang sedang berlangsung tentu saja menambah stres dan tingkat kecemasan ibu hamil.

    Mulai dari ketakutan tertular COVID-19 hingga terganggunya rencana kehamilan yang ada, periode yang menantang ini telah menimbulkan kebingungan dan kecemasan bagi calon ibu. Tak perlu khawatir, ada beberapa cara untuk dapat menjaga kesehatan mental Anda selama masa-masa pandemi ini seperti dilansir dari laman Times of India. 

    Tips menjaga kesehatan mental untuk ibu hamil di masa pandemi

    1. Ikuti pedoman untuk COVID-19

    Pedoman untuk ibu hamil kurang lebih sama dengan pedoman untuk masyarakat umum. Ini berarti memastikan bahwa Anda tidak keluar kecuali benar-benar diperlukan, kenakan masker atau penutup wajah saat keluar, sering-seringlah mencuci atau membersihkan tangan, dan hindari menyentuh wajah. Meskipun kehamilan memang menantang, mengetahui bahwa Anda sedang mempraktikkan tindakan pencegahan yang diperlukan dapat menenangkan pikiran Anda.

    ADVERTISEMENT

    2. Terimalah bahwa ini adalah waktu pengujian

    Cobalah untuk tidak terlalu memikirkan bagaimana hal-hal telah berubah dengan cepat selama 7 bulan. Karena kita semua secara kolektif mencoba beradaptasi dengan normal baru, biarkan fokus tetap pada menyambut si kecil. Ini pada dasarnya berarti mengakui bahwa meskipun ini adalah waktu pengujian, Anda masih dapat membuat rutinitas di luar kebiasaan baru ini.

    3. Tetap lebih dekat dengan sistem pendukung Anda

    Di era social distancing, tidak bisa bertemu orang yang Anda cintai bisa membuat frustasi. Sebab itu, pastikan Anda tetap terhubung dengan teman dekat dan anggota keluarga melalui panggilan telepon atau video. Ini akan membantu Anda merasa terhubung secara emosional bahkan selama masa-masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini.

    4. Kurangi paparan informasi terbaru tentang virus corona

    Meskipun disarankan untuk terus mengikuti perubahan pedoman dan norma tentang virus Corona, Anda tidak perlu membaca setiap pembaruan tentang pandemi. Perlu dicatat bahwa banyak pembaruan yang tidak perlu dan salah terus berputar tentang COVID-19, yang hanya akan menambah tingkat kecemasan Anda.

    5. Bergabung dengan kelas antenatal online

    Jangan biarkan langkah-langkah social distancing menghentikan Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang perjalanan Anda menjadi ibu dan melahirkan si kecil. Mengikuti kelas antenatal online akan membantu Anda mengetahui lebih banyak tentang cara merawat bayi dan tubuh Anda sendiri selama kehamilan.

    6. Bangun rutinitas untuk diri Anda sendiri

    Meskipun kami terpaksa tinggal di dalam rumah selama pandemi, pastikan untuk memasukkan yoga, meditasi, dan olahraga ringan sebagai bagian dari rutinitas harian Anda. Anda juga dapat mendengarkan podcast informatif tentang kehamilan, membaca buku tentang keibuan, dan melatih kesadaran sepanjang hari.

    7. Konsultasi psikologi online

    Jika Anda tidak dapat menghentikan pikiran-pikiran mengkhawatirkan sendiri, yang terbaik adalah mencari nasihat profesional. Selain konsultasi rutin dengan dokter kandungan Anda untuk pemeriksaan antenatal, pertimbangkan untuk melakukan sesi online dengan psikolog jika Anda terus merasa tertekan dan cemas.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.