Awas, 3 Makanan Ini Dapat Merusak Kekebalan Tubuh

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minum soda. Shutterstock

    Ilustrasi minum soda. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Gaya hidup dan pola makan berdampak signifikan pada seberapa baik sistem kekebalan tubuh dapat melindungi Anda dari penyakit dan seberapa cepat Anda pulih. Selain tidur, olahraga, dan mengurangi stres, kandungan gizi dari makanan yang Anda makan dapat membuat perbedaan besar dalam seberapa baik Anda siap melawan penyakit.

    “Pola makan buah, sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang teratur akan menjaga sistem kekebalan tubuh Anda berjalan lancar untuk melindungi Anda saat Anda sangat membutuhkannya,” kata ahli diet Margie Saidel seperti dilansir dari laman Real Simple. Secara sederhana, kebiasaan makan yang buruk bisa membuat Anda sakit.

    Tentu saja, ada sejumlah makanan dan minuman yang memiliki nilai gizi yang sangat rendah, dan konsumsi yang berlebihan di dalamnya terkait erat dengan obesitas, diabetes, dan penyakit kronis lainnya. Menurut Saidel, makanan yang sama ini dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh dan kemampuannya untuk membuat Anda tetap sehat. Berikut ini tiga makanan yang harus diperhatikan agar sistem kekebalan tubuh Anda tetap bekerja.

    3 makanan yang merusak kekebalan tubuh

    1. Soda

    ADVERTISEMENT

    "Minuman berkarbonasi yang dimaniskan dengan gula tidak menghasilkan apa-apa selain kalori kosong dari gula," jelas Saidel. Selain berkontribusi pada obesitas dan penyakit kronis terkait yang terkait dengan sistem kekebalan yang tertekan, konsumsi gula berlebih juga dapat meningkatkan peradangan dan mengganggu kemampuan seseorang untuk melawan penyakit.

    2. Minuman beralkohol

    Tambahkan sistem kekebalan yang lemah ke daftar panjang alasan untuk menghindari konsumsi alkohol berlebihan. "Makan berlebihan dapat menyebabkan penurunan kemampuan tubuh Anda untuk melawan penyakit dan juga dapat membuat Anda rentan terhadap pneumonia dan kondisi paru-paru lainnya, penyembuhan luka yang lebih lambat, dan pemulihan yang lambat dari penyakit," kata Saidel.

    3. Banyak Pilihan Makanan Beku

    Kita semua pernah, pada suatu waktu, berada di bawah senjata untuk menghasilkan makanan dalam waktu yang sangat singkat. Dalam situasi sulit tersebut, Anda tergoda untuk beralih ke solusi makanan beku atau makanan makan siang anak yang sudah dikemas sebelumnya ketika tidak ada waktu untuk memasak. “Meskipun ini adalah pilihan yang tepat, kebanyakan pilihan tidak akan banyak membantu melindungi keluarga Anda dari penyakit. Natrium, gula, lemak jenuh, dan kandungan karbohidrat olahan tinggi dengan sedikit nutrisi dan serat,” jelas Saidel. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.