Haid Tidak Teratur Belum Tentu Tanda Kanker Rahim, Ketahui Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kanker serviks. shutterstock.com

    Ilustrasi kanker serviks. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Siklus haid yang tidak teratur bisa membuat perempuan merasa khawatir. Salah satu yang ditakuti adalah kondisi ini bisa menjadi tanda kanker rahim. 

    Namun, ternyata haid tidak teratur jadi  gejala kanker rahim adalah hal yang sangat langka. Biasanya ada gejala lain yang juga dirasakan, seperti perdarahan, nyeri panggul, hingga cairan vagina dengan warna dan aroma tidak normal.

    Meski demikian, sebuah penelitian menyebut perempuan dengan siklus haid berantakan berisiko lebih tinggi mengalami kanker rahim, terutama ketika usianya semakin bertambah.

    Kanker rahim memang bisa mempengaruhi siklus menstruasi seseorang. Namun, ada beberapa hal lain yang menyebabkan siklus haid berantakan, seperti stres, berat badan di bawah ideal, kehamilan, aktivitas fisik berlebihan, dan ketidakseimbangan hormon.

    ADVERTISEMENT

    Baca: Kanker Serviks Menular lewat Seks Bebas dan Toilet? Ini Faktanya

    Umumnya, siklus haid seseorang berjarak antara 24-38 hari. Durasi ini bisa berbeda antara satu orang dan lainnya. Siklus haid seseorang dikatakan tidak teratur apabila pergeserannya lebih dari 7-9 hari. Ketika sama sekali tidak terjadi haid dalam satu siklus utuh, itu berarti missed period.

    Perempuan dengan siklus haid berantakan dua kali lebih rentan mengalami kanker rahim ketika usianya menginjak 70 tahun dibandingkan dengan yang siklusnya teratur.

    Selain faktor usia, ada beberapa faktor risiko kanker Rahim seperti hamil di atas usia 35 tahun, pernah atau sering mengalami keguguran, obesitas, ada keturunan keluarga menderita kanker kolorektal, payudara, atau rahim, menggunakan terapi hormon setelah menopause, serta melakukan prosedur fertilitas seperti bayi tabung.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.