Selain Tak Mudah Bosan, Ini Ciri-ciri Anak Sehat Menurut Psikolog

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak dan orang tua melakukan kegiatan seru. Freepik.com/Jcomp

    Ilustrasi anak dan orang tua melakukan kegiatan seru. Freepik.com/Jcomp

    TEMPO.CO, Jakarta - Kesehatan anak tak hanya dilihat dari fisik, tapi juga mentalnya. Di masa pandemi Covid-19, kesehatan mental juga patur jadi perhatian orang tua dan dewasa di sekitarnya. Sebab, anak perlu beradaptasi dengan berbagai keadaan termasuk kebiasaan baru saat ini.

    Psikolog anak dari Ikatan Psikolog Klinis Indonesia, Annelia Sani Sari mengatakan, ada ciri khusus untuk mengenali seorang anak sehat secara mental, salah satunya bisa memulai dan mempertahankan relasi pribadi yang menyenangkan.

    "Dia bisa menjalin hubungan dengan orang-orang dewasa, teman-teman seusianya dengan menyenangkan," kata dia dalam webinar, Kamis, 23 Juli 2020.

    Ciri lainnya, perkembangan psikomotoriknya sesuai tahapan usia, memiliki kemampuan bermain dan belajar yang sesuai dengan usia serta perkembangan kecerdasannya, memiliki pemahaman moral tentang benar salah dan baik buruk.

    ADVERTISEMENT

    Selain itu, anak mampu menikmati dan memanfaatkan waktu luang. Dia tidak mudah bosan dan kalaupun bosan dia akan mencari cara mengatasi kebosanannya.

    Anak yang sehat mental juga mampu berempati dan mengenali emosi yang dirasakan orang lain serta perkembangan emosi dan spritualnya juga selaras.

    "Paling penting anak yang sehat mental itu dia mampu belajar dari kegagalan. Jadi kalau dia mengalami kegagalan atau suatu hal yang tidak menguntungkan, dia bisa bangkit kembali," papar Anne.

    Dia menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental anak demi terbentuknya karakter positif anak di masa mendatang dan beradaptasi dengan berbagai keadaan.

    "Dengan tantangan kehidupan kita yang macam-macam ini, maka kemampuan adaptasi menjadi suatu hal yang penting, sekarang saja sudah masuk ke masa adaptasi kebiasaan baru. Jadi kalau anak-anak tidak bisa adaptasi, bagaimana ke depannya," tutur Anne.

    Mental anak yang sehat juga bisa membantunya menghadapi stres dengan baik, menjaga hubungan dengan baik dan bangkit dari keadaan sulit atau kegagalan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...