Gaya Baru Retno Marsudi, Rambut Pixie Berponi dan Turban

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (Dok. Kemlu)

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (Dok. Kemlu)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada yang berbeda dengan penampilan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Retno tampak lebih segar dan muda dengan gaya rambut barunya yang pertama kali terlihat saat sedang berfoto bareng dengan sahabatnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

    Foto bersama Sri Mulyani tersebut merupakan momen setelah memberikan pembekalan calon duta besar di Kementerian Luar Negeri, Pejambon, yang diunggah oleh Menteri Sri melalui laman Instagramnya.

    "Dulu kami kawan satu SMA. Sekarang kawan satu kabinet. 40 tahun berlalu.. Time flies.... What a journey...!," kata Sri Mulyani, Sabtu 11 Juli 2020.

    Dalam foto tersebut, Retno Marsudi bergaya dengan pakaian monokrom yang menjadi andalannya. Gaya Retno terlihat klasik dengan crop blazer warna putih dipadu dengan celana palazzo berwarna hitam. Masker pilihan Retno saat itu adalah kuning mustard tanpa motif.

    ADVERTISEMENT

    Beberapa hari kemudian, Minggu 19 Juli 2020, gaya rambut baru Retno kembali muncul di laman Instagramnya saat kumpul bersama keluarga, yaitu suaminya, Agus Marsudi, serta kedua anaknya Dyota Marsudi dan Bagas Marsudi.

    "Kumpul Keluarga. Welcoming dr. Bagas and Elvia Marsudi back home from their studies in the UK. As usual... Bagas cooks for all of us, Yum!! Welcome home guys!" tulis Retno yang menyambut kedatangan sang putra usai studi di UK.

    Retno bergaya dengan tampilan casual dan senada bersama suami, anak, dan menantunya. Sebagai atasan, perempuan kelahiran Semarang, 27 November 1962 ini mengenakan skirt warna putih lengan panjang dengan bawahan celana denim biru terang. Tak lupa, seperti Retno menambahkan askesori essential yakni anting mutiara.

    Gaya rambut baru Retno dengan model pixie dan berponi membuat penampilannya berbeda. Rambut model pixie ini menjadi pilihan aman jika ingin mendapatkan gaya  klasik namun tetap manis.

    Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengikuti Pertemuan Terbuka Dewan Keamanan (DK) PBB yang dilakukan secara virtual mengenai Situasi di Timur Tengah pada 24 Juni 2020. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri RI

    Selain bergaya rambut baru, di akhir Juni Retno bergaya modest dengan akesori turban di acara pertemuan internasional Konferensi Virtual UNRWA dan UNSC VTC Meeting on the Palestinian Question dalam mendukung perjuangan Palestina.

    "Palestine is and will always be at the heart of Indonesia’s foreign policy. Let’s continue to mobilize support for our brothers and sisters in Palestine," tulisnya.

    Gaya pertama, seperti biasa retno mengenakan setelan monokrom yang dipadukan dengan turban senada. Lalu gaya yang kedua, alumnus Universitas Gadjah Mada ini mengenakan setelan warna bold navy dengan inner warna biru yang lebih muda bermotif. Turban yang dipilih senada dengan warna outfit, serta tak lupa ia menyematkan anting mutiara baroque.

    Retno juga kembali mengenakan turban saat menghadiri Webinar on “The Role of Women Negotiators and Mediators in the Maintenance of Regional Peace and Security, Kamis 1 Juli 2020.

    "Penting untuk melibatkan lebih banyak perempuan dalam mencapai perdamaian tidak hanya di saat konflik, tetapi juga di seluruh spektrum perdamaian, dari pencegahan hingga resolusi. As women… we must live with courage and determination, strive to contribute better to our world.. and I believe we can!" tulisnya.

    Dalam webinar tersebut, Retno kembali dengan gaya monokrom yakni atasan long shirt warna putih dan celana pallazo hitam senada turban yang ia kenakan.

    Seperti diketahui sebelumnya, Retno Marsudi memang memiliki gaya busana yang khas. Warna hitam menjadi pilihan tepat acara-acara formal kenegaraan sebab cenderung tidak merepresentasikan kepentingan tertentu.

    Namun supaya gaya busananya tidak terlihat terlalu plain, ia menyematkan beragam aksesori. Seperti pita, obi, brooch, syal, bandana, dan perhiasaan, khususnya kalung mutiara.

    Retno juga mengenakan syal sebagai  yang kerap mencuri perhatian. Syal memiliki fungsi yang versatile, saat di negara dingin bisa bantu menghangatkan, lalu saat kunjungan ke negara Islam bisa menjadi pashmina.

    Retno agaknya tahu betul karena outfit-nya hampir semua warna hitam maka diperlukan statement yang membuat hitam tak lagi punya impresi plain atau dark.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...