Donat Berkalori Tinggi, Apa Bahayanya Jika Dimakan Berlebihan?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi donat (Pixabay.com)

    Ilustrasi donat (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Donat menjadi salah satu camilan manis favorit hampir semua orang. Makanan yang bentuknya bulat dengan lubang di tengah ini tersedia dalam berbagai varian rasa. Tapi, apa pun rasanya, donat mengandung lemak, karbohidrat, dan gula yang tinggi. 

    Dalam satu donat ukuran sedang, total lemak diperkirakan 10,76 gram atau sekitar 14 persen dari angka kecukupan gizi (AKG) harian orang dewasa, karbohidrat 23,36 gram atau 8 persen dari AKG harian, serta gula 10,58 gram. Camilan ini juga mengandung sejumlah protein, vitamin, zat besi, kalium, dan kalsium. 

    Adapun jumlah kalori satu donat reguler berukuran medium (diameter rata-rata 8,255 cm) tanpa topping apa pun, memiliki sekitar 198 kalori. Kalori donat ukuran besar bisa mencapai 303 kalori.

    Sementara donat yang dilengkapi dengan berbagai topping atau isian, seperti tepung gula, cokelat, kacang, atau selai, memiliki jumlah kalori yang lebih tinggi lagi, bisa mencapai 480 kalori dengan kandungan gula 27 gram.

    ADVERTISEMENT

    Ini artinya, dua potong donat sudah hampir memenuhi hampir 50 persen kebutuhan harian orang dewasa yang rata-rata 2.000 kalori. Sementara, orang dewasa juga mengonsumsi makanan lain pada jam-jam makan utama.

    Menurut laporan CNN yang dikutip Menshealth, joging sejauh 1,6 kilometer hanya akan membakar 151 kalori saja. Jadi, berapa lama olahraga yang dibutuhkan untuk membakar kalori satu donat?

    Diet tinggi gula yang tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat dan olahraga meningkatkan risiko obesitas, diabetes, resistensi insulin, hingga gangguan metabolisme. Kelebihan gula juga dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya, seperti penyakit kardiovaskular atau kanker.

    Namun, ini bukan berarti Anda harus berhenti mengonsumsi donat. Ada cara membuat makanan ini lebih ramah pada tubuh dengan mengganti beberapa bahan, misalnya mengganti tepung terigu dengan tepung gandum, gula putih dengan madu atau stevia, topping buah-buahan, serta membuat donat sayuran atau buah dengan menambahkan kentang, talas, pisang, almond, atau ubi. Cara memasaknya pun dengan dipanggang, bukan digoreng.

    Alternatif bahan-bahan alami tersebut mengurangi kandungan lemak dan gula pada donat.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.