Calon Pengantin, Ini Persiapan Kesehatan Jelang Pernikahan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita memegang gaun pengantin. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita memegang gaun pengantin. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak hal yang perlu dipersiapkan calon pengantin menjelang pernikahan. Selain dokumen, pria maupun wanita juga perlu mempersiapkan kesehatan.

    Dokter Spesialis Obstetrik dan Ginekologi di Rumah Sakit Universitas Indonesia Allan Taufiq Rivai pemeriksaan kesehatan pra-nikah meliputi persiapan fisik dan penunjang seperti pengecekan kondisi anemia, yaitu kondisi di mana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal (pada wanita: hemoglobin kurang dari 12 g/dL). Pemeriksaan anemia untuk mencegah prematuritas dan meningkatkan risiko terjadinya anemia pada bayi di usia dini.

    Lalu, pemeriksaan status gizi seperti berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas, pemeriksaan laboratorium dan vaksinasi menjelang pernikahan sudah bisa dilakukan mulai tiga bulan sebelum pernikahan.

    Pemeriksaan gizi untuk mencegah perempuan kelak melahirkan bayi yang pertumbuhan dan perkembangannya tidak optimal. Ahli gizi medik dari FKM UI, Endang L. Anhari Achadi pernah mengatakan, para calon ibu perlu menjaga berat badannya jangan sampai kurus.

    “Persiapan kesehatan menjelang pernikahan hendaknya dilakukan oleh calon pengantin baik pria ataupun wanita,” tutur Allan melalui siaran persnya, ditulis, Rabu, 15 Juli 2020. 

    Menurut Allan, persiapan ini idealnya sudah dimulai jauh-jauh hari sebelum pernikahan yakni dimulai sejak masa remaja yang disebut dengan masa sebelum pembuahan atau masa prakonsepsi.

    “Persiapan kesehatan sebelum pernikahan akan terlambat jika baru dimulai pada masa kehamilan”, ujar Allan.

    Dalam era Pandemi COVID-19 ini, upaya-upaya persiapan kesehatan pra-nikah dapat dijalankan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan penyakit COVID-19, misalnya untuk sesi konseling dapat dilakukan dengan telemedik.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.