Makna Di Balik Fashion Seo Ye Ji dalam It's Okay To Not Be Okay

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seo Ye Ji dalam drama It's Okay Not To Be Okay. Instagram.com/@tvndramaofficial

    Seo Ye Ji dalam drama It's Okay Not To Be Okay. Instagram.com/@tvndramaofficial

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap episode serial drama Korea tvN, It’s Okay To Not Be Okay benar-benar penuh dengan visual. Tidak hanya dari para aktor dan aktris utama, Seo Ye Ji dan Kim Soo Hyun, tetapi juga beberapa detail yang sempurna dan menarik. Salah satunya pilihan fashion mereka yang membuat karakter tetap hidup dan saling berhubungan.

    Direktur kostum It’s Okay To Not Be Okay, Jo Sang Gyeong mengungkapkan dalam sebuah wawancara baru-baru ini bahwa ia bermaksud penampilan standar setiap karakter menyampaikan kepribadian dan latar belakang mereka. "Pakaian telah disatukan sehingga pemirsa dapat melirik karakter dan dengan mudah menebak kecenderungan mereka,” ujarnya seperti dilansir dari laman Koreaboo.

    Untuk karakter Kim Soo Hyun, Moon Gang Tae, sutradara memfokuskan pakaiannya pada konsep pengabdian. Ini karena Moon Gang Tae telah menjalani kehidupan pengorbanan untuk menjaga kakaknya, ia tidak terbiasa merawat dirinya sendiri. Pakaian berwarna dasar dan lembut dimaksudkan untuk menggambarkan kurangnya perawatan untuk dirinya sendiri.

    “Penampilan standarnya adalah kaus melar dengan sepasang celana korduroi tua. Ini simpel dan sederhana ... Aku bahkan punya kostumnya dicuci dan sedikit lapuk sehingga terasa usang juga,” kata Jo Sang Gyeong.

    Di sisi lain, karakter Oh Jung Se, Moon Sang Tae berulang kali terlihat mengenakan kemeja bergaris. Hal ini berdasarkan beberapa penelitian menyeluruh. “Saya melihat ke beberapa seniman yang memiliki pektrum autis. Mereka cenderung menggunakan pola berulang dalam karya mereka. Jadi untuk menyampaikan diagnosa karakter, saya memutuskan untuk mendandaninya dengan pola garis yang berulang,” tambahnya.

    Dalam kasus karakter Ko Mun Yeong, yang diperankan oleh Seo Ye Ji, sutradara memilih fashion yang garang, mencolok, dan bahkan eksentrik, untuk benar-benar menggambarkan mekanisme pertahanan dirinya. Kadang ia tampil gothic agar sesuai dengan gaya sastranya, sedangkan pakaian mewah Ko Mun Yeong seharusnya bertentangan dengan kerentanannya yang paling dalam.

    Seo Ye Ji dan Kim So Hyun dalam drama It's Okay to Not Be Okay. Instagram.com/@tvndrama.official

    Adapun karakter Park Gyu Young, Nam Ju Ri, tampilan standarnya bertujuan untuk menggambarkan "kehangatan", menurut sutradara. “Pakaian Nam Ju Ri datang dalam lapisan warna yang menciptakan suasana nyaman. Itu untuk mewakili kepribadiannya yang naif dan lembut. Pakaian dalam adegan dengan dia mengenakan kemeja berwarna lavender dengan mantel berwarna merah, mungkin, penggambaran paling akurat dari sifatnya yang cantik dan berhati hangat,” kata Jo Sang Gyeong.

    Menurut Jo Sang Gyeong, seragam tenaga medis yang dikenakan oleh Moon Gang Tae dan rekan kerjanya di OK Psychiatric Hospital berwarna pastel karena suatu alasan. Drama It’s Okay Not To Be Okay, mencoba menjelaskan rumah sakit jiwa sebagai ruang penyembuhan yang sehat - bukan rumah sakit jiwa yang menakutkan. “Dengan memberikan seragam staf medis berwarna pastel, bergaya vintage, saya bertujuan untuk melembutkan suasana rumah sakit secara keseluruhan,” katanya.

    Selain itu, para penonton tentu sangat memperhatikan penampilan Kim Soo Hyun dan Seo Ye Ji. Sang Gyeong menambahkan penampilan mereka akan berubah seriing dengan romansa di antara mereka yang semakin dalam.

    “Moon Gang Tae akan mulai memakai lebih banyak warna, sementara Ko Mun Yeong akan mulai mengenakan pakaian yang lebih kasual dan nyaman. Perubahan penampilan mereka akan datang saat mereka mulai tumbuh lebih dekat,” tandasnya Jo Sang Gyeong.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.