Superfood Buah Blackberry, Kaya Serat dan Turunkan Kolesterol

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buah Blackberry. Unsplash.com/Yulia Khlebnikova

    Buah Blackberry. Unsplash.com/Yulia Khlebnikova

    TEMPO.CO, JakartaBuah blackberry merupakan sumber serat, vitamin C, dan mangan yang sangat baik. Buah berwarna hitam ini, memiliki beragam kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Tak heran jika buah ini dianggap sebagai makanan super. 

    Buah blackberry dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah menjadi makanan dan minuman. Dalam satu cangkir atau 144 gram buah blackberry, mengandung 62 kalori, 0,7 gram lemak, 2 gram protein, 1 mg sodium, 13, 8 gram karbohidrat, 7,6 gram serat serta 7 gram gula. 

    Kandungan karbohidrat dalam blackberry berasal dari karbohidrat sederhana, yaitu fruktosa, sukrosa, dan glukosa. Ada pula karbohidrat kompleks yang dicerna secara perlahan sehingga kurang berpengaruh terhadap gula darah. Buah ini juga mengandung serat larut dan tidak larut yang baik untuk kesehatan pencernaan. Selain itu, buah blackberry juga mengandung vitamin K, kalium, magnesium, vitamin A, dan zat besi dalam jumlah sedang.

    Berikut ini manfaat buah blackberry untuk kesehatan

    ADVERTISEMENT

    1. Sumber vitamin C

    Blackberry begitu kaya akan vitamin C bahkan memenuhi setengah dari nilai kebutuhan harian yang direkomendasikan. Vitamin C dapat membantu menyembuhkan luka, meregenerasi kulit, melawan radikal bebas, menyerap zat besi, meredakan flu, dan mencegah penyakit kudis. 

    2. Tinggi serat

    Kandungan serat yang tinggi dalam buah blackberry dapat membantu buang air besar secara teratur, mengontrol kadar gula darah, mengurangi kolesterol, menurunkan berat badan dengan membuat Anda merasa kenyang lebih lama, dan menyediakan asupan untuk bakteri baik dalam usus sehingga kesehatan pencernaan terjaga.

    3. Menguatkan tulang

    Buah blackberry memenuhi 32% kebutuhan harian vitamin K. Vitamin tersebut digunakan tubuh untuk menghasilkan protein bagi tulang yang sehat. Bahkan vitamin K juga dapat membantu menguatkan tulang sehingga mencegah osteoporosis dan osteopenia. Selain itu mangan dalam blackberry pun penting untuk perkembangan tulang.

    4. Meningkatkan kesehatan otak

    Menurut tinjauan penelitian dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry, mengonsumsi buah beri misalnya blackberry dapat meningkatkan kesehatan otak dan membantu mencegah hilangnya ingatan karena penuaan. Antioksidan dalam buah beri tersebut dapat membantu melawan radikal bebas dan mengubah cara neuron otak berkomunikasi. Selain itu, dapat membantu mengurangi peradangan otak yang dapat menyebabkan masalah kognitif dan motorik. 

    5. Mendukung kesehatan mulut

    Sebuah studi pada tahun 2013 menemukan bahwa ekstrak blackberry memiliki kemampuan antibakteri dan anti-peradangan terhadap beberapa jenis bakteri yang menyebabkan penyakit mulut. Selain itu, ekstrak buah blackberry juga dapat membantu mencegah dan mengendalikan penyakit gusi serta gigi berlubang. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat ini.

    6. Menurunkan kolesterol

    Penelitian menunjukkan bahwa antosianin dalam buah beri dari genus Rubus, termasuk blackberry dapat mengurangi oksidasi kolesterol jahat atau LDL hingga 50 persen. Hal ini menyebabkan terjadinya pengurangan yang signifikan terhadap risiko aterosklerosis dan penyakit jantung. 

    Meski laporan mengenai alergi terhadap buah ini jarang terjadi, namun blackberry mengandung beberapa alergen. Ketika timbul reaksi alergi, Anda mungkin mengalami gatal-gatal, ruam, pilek, mata berair, sensasi kesemutan di wajah, dan lainnya. Akan tetapi, sebagian besar kasus alergi hanya ringan dan cenderung sembuh sendiri. 

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.