Jenis Jerawat yang Bisa Diobati dengan Madu dan Cara Pemakaiannya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi madu. Freepik.com

    Ilustrasi madu. Freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Madu kaya manfaat untuk kesehatan tubuh. Selain dikonsumsi, madu juga bisa digunakan untuk perawatan kulit, salah satunya untuk mengatasi jerawat. Madu memang berpotensi mengatasi jerawat, karena memiliki sifat antibakteri dan efek menenangkan, terutama untuk jerawat meradang.

    Tapi harus diingat, madu yang digunakan untuk mengatasi jerawat haruslah madu mentah, bukan madu olahan. Ini karena madu olahan mengalami penurunan sifat antibakteri saat pembuatannya, sehingga efektivitasnya untuk jerawat pun akan berkurang. Label madu mentah mungkin juga akan temukan dengan sebutan lain, seperti madu alami dan madu murni.

    Selain itu, tipe jerawat yang bisa dicoba diatasi dengan madu adalah jerawat kemerahan yang meradang. Bahan ini tidak menjadi penanganan terbaik untuk mengatasi jerawat terbuka atau blackheads.

    Manfaat madu untuk jerawat berasal dari sifat antibakterinya. Sifat antibakteri tersebut berkaitan dengan kandungan asam glukoronat di dalam madu. Asam glukoronat akan bisa berubah menjadi glukosa oksidase. Saat diaplikasikan ke kulit, glukosa oksidase kemudian berubah lagi menjadi hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida memiliki kemampuan yang mirip dengan kandungan antijerawat yang populer, yakni benzoil peroksida.

    ADVERTISEMENT

    Selain memiliki sifat antibakteri, madu untuk jerawat juga memiliki efek menenangkan. Efek menenangkan tersebut berasal dari gabungan nutrisi madu, seperti peptida, molekul antioksidan, vitamin B, asam lemak, asam amino.

    Cara memanfaatkan madu untuk jerawat dapat dilakukan dengan membuat masker madu atau langsung ditargetkan pada area yang berjerawat. Namun, sebelum mengaplikasikannya, pastikan Anda melakukan tes patch terlebih dahulu. Caranya, oleskan sedikit madu ke lengan dan tunggu hingga 24 jam. Apabila tak muncul reaksi alergi seperti ruam atau gatal, maka dipastikan kulit Anda bisa menerima madu untuk dioleskan di wajah.

    Anda juga bisa menambahkan bahan-bahan lain agar madu yang dioleskan tak begitu lengket. Beberapa bahan untuk dicampurkan dengan madu, yaitu yogurt, pisang yang sudah dihancurkan, dan kayu manis. Oleskan campuran madu dengan bahan di atas, lalu diamkan di wajah selama 10-15 menit. Kemudian, bilas wajah hingga bersih dengan air hangat. Jangan lupa untuk melengkapi ritual aplikasi madu untuk jerawat dengan langkah-langkah lain, yaitu dengan mengoleskan toner wajah, pelembap, dan tabir surya.

    Bahan alami seperti madu bukannya tanpa risiko efek samping. Efek menenangkan madu pun tak bisa dirasakan oleh semua orang. Misalnya, orang dengan kulit sensitif akan mudah mengalami iritasi setelah menggunakan madu. Reaksi alergi juga bisa muncul pada beberapa orang. Apabila Anda mengalami alergi seperti gatal dan ruam, segera hentikan penggunaan madu pada kulit.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.