Jam Makan yang Bikin Gemuk jadi Kontroversi, Ada atau Tidak?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita makan di tempat tidur. Freepik.com/Bearfotos

    Ilustrasi wanita makan di tempat tidur. Freepik.com/Bearfotos

    TEMPO.CO, Jakarta - Makan di malam hari disebut dapat memicu kenaikan berat badan. Namun, banyak ahli yang menyangkal teori jam makan yang bikin gemuk tersebut. Penyebab kenaikan berat badan bukanlah waktu makan, melainkan makan lebih banyak kalori daripada yang Anda bakar. Ahli nutrisi menyebutnya teori kalori untuk mengontrol berat badan.

    Direktur Nutrisi untuk WebMD Kathleen Zelman menyebutkan bahwa tidak masalah jam berapa Anda makan. Hal yang mempengaruhi kenaikan atau penurunan berat badan adalah apa dan berapa banyak yang Anda makan serta berapa banyak aktivitas fisik yang Anda lakukan sepanjang hari. 

    Namun, sebuah studi dalam Jurnal Obesity oleh Northwestern University menemukan bahwa makan di malam hari menyebabkan kenaikan dua kali lipat berat badan, bahkan ketika total kalori yang dikonsumsi sama. Tetapi penelitian ini dilakukan pada hewan, bukan manusia, dan alasan kenaikan berat badan tidak diketahui. 

    Meski begitu, ada alasan bagus untuk berhati-hati makan di malam hari. Ahli diet merekomendasikan untuk tidak makan setelah makan malam (selain camilan kecil yang kalorinya terkontrol) karena sangat mudah tergoda untuk memakan lebih banyak.

    ADVERTISEMENT

    Orang-orang makan di malam hari karena berbagai alasan yang seringkali tidak ada hubungannya dengan kelaparan, mulai dari ngidam hingga mengatasi kebosanan atau stres. Camilan setelah makan malam cenderung tidak bisa dikendalikan.

    Kebanyakan orang makan makanan berkalori tinggi (seperti keripik, kue, permen), dimakan sambil duduk di depan televisi atau komputer saat malam hari. Selain kalori ekstra yang tidak perlu itu, makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan masalah tidur.

    Baca: 8 Kebiasaan Buruk Pagi Hari yang Membuat Berat Badan Bertambah

    Namun, jika makanan ringan yang dikonsumsi tergolong sehat dan termasuk dalam perencanaan makan Anda, makan di malam hari bukan masalah. 

    Agar tidak makan berlebihan, perhatikan pilihan makanan Anda, hindari makan di depan TV, dan perhatikan porsinya. Beberapa pilihan yang baik adalah paket makanan ringan 100 kalori, porsi kecil popcorn, es krim, yogurt rendah lemak atau buah.

    Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, makanlah secara teratur dan konsumsi 90 persen kalori sebelum jam 8 malam. Manfaat mengonsumsi makanan setiap tiga hingga empat jam adalah membantu mengatur gula darah sehingga Anda bisa  mengendalikan rasa lapar dan mengidam.

    Intinya, diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan apakah malam hari adalah jam makan yang bikin gemuk. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.