10 Tahun Nikah, Ini Kunci Harmonis Sabria Kono dan Rio Febrian

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rio Febrian dan Sabria Kono (Instagram/@sabriakono)

    Rio Febrian dan Sabria Kono (Instagram/@sabriakono)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sabria Kono dan Rio Febrian sudah 10 tahun membangun rumah tangga. Pasangan ini jauh dari berita miring, bahkan seiring waktu keduanya tampak semakin kompak dan harmonis.

    Sabria Kono dan Rio menikah pada 3 Februari tahun 2010. Pasangan berbeda keyakinan ini meresmikan hubungannya di Bangkok setelah menjalin kasih asmara selama 3 tahun.

    Pada usia pernikahan keenam, pasangan yang telah dikarunia dua putra ini memilih pindah ke Kota Gudeg dan mulai kehidupan baru. Pilihan pindah diyakini sebagai keputusan yang tepat.

    Kini mereka hidup bahagia di kota itu. Sabria menceritakan bagaimana pernikahan mereka berjalan dengan baik hingga saat ini. Salah satunya adalah kerja sama, bahkan dalam pekerjaan rumah tangga.

    "Kerja sama suami istri kami jalani termasuk dalam pekerjaan domestik. Yah, kalau berantem sudah banyak waktu pacaran, jadi pas nikah malah sudah jarang dan coba dihindari, lebih banyak memilih untuk diskusi dan komunikasi," ucap Sabria seraya tertawa dalam Webinar Sonora "Membangun Ketahanan Keluarga" di Tengah Pandemi Covid-19, Rabu, 1 Juli 2020.

    Baca: Pasangan Rahasiakan soal Keuangan? Ini yang Bisa Anda Lakukan

    Terlebih di masa pandemi ini, semua aktivitas berlangsung di rumah saja, jadi kuncinya adalah banyak belajar kompromi sama keluarga.

    "Kalau nggak kompromi panjang urusan, jadi memang harus banyak kompromi. Bisa dibilang aku banyak mengalah ya," ujar Rio berseloroh.

    Pasangan yang menikah sama-sama di usia kepala tiga ini belajar jadi keluarga independen sedari awal mereka menikah. Independen dalam arti mereka berdua yang memutuskan segala sesuatu tentang keluarga.

    "Semua keputusan diambil berdua jadi tidak melibatkan siapa-siapa. Aku menerapkan dengan kemampuan independen sebab kalau pengaruh dari luar malah jadi berantakan," kata Sabria.

    Tak berhenti di situ, Sabria juga mempelajari pemikiran sang suami, termasuk hal-hal yang tidak disukai. "Aku harus mengerti betul cara berpikirnya, sampai aku sudah tahu gimana pemikirannya. Sudah tidak lagi bisa egois, jadi mesti komunikasi agar menghindari konflik," ucap perempuan 40 tahun ini.

    Ucapan Sabria kemudian ditimpali Rio bahwa mereka berdua punya keinginan untuk berproses dan terus belajar, termasuk dinamika berkeluarga dan segala perubahannya.

    "Terus mencari dinamika supaya tidak bosan dan tentu saja banyak kompromi dengan pasangan," ujar Rio Febrian.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?