Sarapan Protein Tinggi ala Susi Pudjiastuti, Sandwich Beef Salami

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susi Pudjiastuti membuat beef salami sandwich (Instagram/@susipudjiastuti115)

    Susi Pudjiastuti membuat beef salami sandwich (Instagram/@susipudjiastuti115)

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah mempraktikkan resep olahan ikan, Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja 2014-2019 Susi Pudjiastuti meracik masakan Western. Ia  membuat sandwich yang disajikan dengan daging asap atau beef salami, telur, dan keju mozzarella untuk sarapan. 

    Ia membagikan video memasak sajian tersebut di akun Instagramnya pada Senin, 29 Juni 2020. Menurut dia, sandwich dipilih karena saat itu dia tak dapat pergi ke laut untuk membeli ikan dari nelayan karena kakinya sedang cedera. 

    "Pagi ini karena tidak bisa main di laut, saya membuat sarapan sandwich dengan telur, daging asap, dan mozarella untuk anak-anak. Bisa ditambahkan bawang putih, tomat, atau diganti dengan ikan dan udang. Buatnya cepat dan pastinya yummy," tulis perempuan kelahiran 15 Januari 1965 ini.

    Prosesnya dimulai dari bahan roti diiris tipis dan diletakkan dalam pinggan tahan panas. Susi memberikan saran bahwa produk olahan seperti beef salami perlu dicuci dulu karena bahannya mengandung pengawet yang kurang sehat. "Jadi kita mesti hati-hati dengan produk olahan karena tinggi garam dan mengandung pengawet," saran Susi.

    Baca: Resep Mujair Cobek ala Susi Pudjiastuti, Murah, Simpel dan Sehat

    Lapisannya terdiri dari roti yang diiris, telur ceplok, dan paling atas keju mozzarella, lalu dipanggang sampai 7 menit dengan persiapan 2 menit. Jika Anda suka telur setengah matang maka bisa dipanggang sekitar 5 menit.

    "Bagi yang suka bawang putih, tomat, dan sayuran bisa ditambahkan, atau kalau ada ikan dan udang juga bisa. Terpenting sarapan pagi protein tinggi tapi karbo sedikit saja," ucapnya.

    Seperti yang dikatakan Susi, protein baik untuk sarapan. Menurut Asisten Profesor Nutrisi dan Fisiologi Olahraga University of Missouri, Heather Leidy, sarapan tinggi protein bisa berefek tidak mudah lapar. Leidy berteori jika makanan tinggi protein dapat melepaskan hormon lapar yang meningkatkan perasaan kenyang.

    "Saat Anda mengonsumsi sarapan tinggi protein, Anda membantu memicu metabolisme yang memungkinkan Anda membakar lebih banyak kalori sepanjang hari," ucap Leidy seperti yang dilansir dari laman Live Strong.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.