Cegah Tertular Corona, Jangan Bawa Makeup Keluar Rumah dan 4 Tips

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makeup. Unsplash.com

    Ilustrasi makeup. Unsplash.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Virus corona baru atau Covid-19 menyebar melalui percikan cairan yang dikeluarkan oleh orang yang terinfeksi saat bersin, batuk, atau mengeluarkan napas. Percikan cairan tersebut juga bisa jatuh pada benda dan permukaan di sekitar Anda, termasuk peralatan makeup yang sering digunakan.

    Saat Anda menyentuh permukaan alat makeup, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut tanpa mencuci tangan dengan air dan sabun terlebih dahulu, maka virus dapat masuk ke dalam tubuh. Selain itu, tanpa disadari sejumlah peralatan make up, seperti lipstik, maskara, dan alat kosmetik lainnya, bisa menjadi media penularan virus corona karena digunakan sehari-hari.

    Peralatan makeup tidak jauh berbeda dengan ponsel, uang, atau kacamata yang penggunaannya begitu dekat dengan aktivitas dan kehidupan sehari-hari. Terlebih, alat make up, seperti lipstik, maskara, eyeliner, bedak, dan lainnya umum digunakan kapan dan di mana saja, serta melibatkan kontak langsung dengan mata, hidung, dan area mulut, di mana anggota tubuh tersebut menjadi tempat yang mudah bagi virus untuk masuk.

    Namun belum banyak penelitian yang akurat mengenai berapa lama virus corona dapat bertahan hidup pada permukaan benda, termasuk pada peralatan makeup. Akan tetapi, mengacu pada hasil studi yang dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine pada April 2020, menunjukkan bahwa virus corona dapat hidup pada permukaan plastik hingga 72 jam lamanya. Misalnya, pada tabung plastik make up, botol foundation atau produk perawatan kulit, dan compact (wadah riasan). Sebab itu, Anda tetap perlu waspada saat merias wajah dan menyentuh wajah karena bisa menjadi salah satu cara penularan virus corona yang nyata.

    ADVERTISEMENT

    Pada dasarnya, sebagian besar produk kosmetik mengandung bahan pengawet untuk memperpanjang usia penyimpanan sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri atau jamur yang berbahaya. Namun, menurut seorang ahli kimia kosmetik, bahan pengawet yang terkandung pada kosmetik tidak dapat mencegah Anda dari kontaminasi virus, termasuk virus corona. Pengawet biasanya hanya berfungsi sebagai batas pertahanan kontaminasi produk kecantikan dari bakteri, bukan virus.

    Alat makeup yang memiliki potensi sebagai sumber penularan virus corona khususnya adalah make up yang digunakan pada area bibir dan mata. Lip liner, lipstik, atau lip balm sangat berisiko menularkan Covid-19 karena digunakan pada bibir yang menjadi jalur masuk saluran pernapasan. Tidak hanya produk make up untuk bibir, produk riasan mata, seperti eyeliner, maskara, eyeshadow, juga berisiko menjadi sumber penularan virus, termasuk virus corona. Hal ini diungkapkan oleh seorang dokter spesialis mata. Pasalnya, produk tersebut digunakan langsung pada area mata yang dapat berisiko menginfeksi permukaan mata melalui selaput lendir konjungtiva dan air mata.

    Berikut ini beberapa cara mencegah penularan Covid-19 melalui produk makeup 

    1. Tidak membawa alat makeup keluar rumah

    Sebagian besar perempuan biasanya membawa alat makeup di tas saat bepergian keluar rumah. Namun, di tengah pandemi Covid-19, sebaiknya usahakan menggunakan make up (eyeliner, eyeshadow, pensil alis, dan maskara) di rumah dan tinggalkan produk riasan wajah di rumah.

    2. Ganti produk make up secara berkala

    Cara mencegah penularan virus corona melalui alat make up berikutnya adalah mengganti produk make up secara berkala. Misalnya maskara dan eyeliner harus diganti setiap 3 bulan, ryeshadow bisa diganti setiap 6 bulan, foundation cair dan concealer dapat diganti setiap 6-12 bulan, pelembap dan produk skincare bisa diganti setiap 6-12 bulan, dan lipstik bisa diganti setiap 6-12 bulan. Namun, apabila Anda selalu membawa produk kosmetik di dalam tas setiap kali bepergian ke luar rumah di tengah pandemi Covid-19, sebaiknya ganti dalam waktu 3-6 minggu, bukan 3 bulan.

    3. Bersihkan kuas dan spons make up secara rutin

    American Academy of Dermatology merekomendasikan untuk membersihkan kuas make up setiap 7-10 hari. Namun, saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, ada baiknya Anda membersihkan kuas, spons, dan beuaty blender setiap kali digunakan guna mencegah risiko penularan infeksi berbagai penyakit.

    Baca juga: Alat Makeup Juga Perlu Disinfektan untuk Cegah Penularan Corona

    4. Lakukan disinfeksi permukaan alat make up setiap hari

    Cara mencegah penularan virus corona melalui alat make up lainnya adalah dengan melakukan disinfeksi permukaan alat make up setiap hari setelah digunakan. Anda dapat menggunakan cairan antibakteri yang terdapat dalam produk tisu basah, semprotan, atau produk lainnya.

    Pastikan juga untuk membersihkan kemasan luar atau wadah produk kosmetik, seperti botol atau compact. Kemudian, simpan seluruh kosmetikyang sudah dibersihkan dalam laci kedap udara, bukan di atas meja rias guna mencegah terkontaminasi bakteri atau virus yang membahayakan.  

    5. Buang alat make up yang dicurigai telah terkontaminasi virus

    Jika Anda mencurigai alat make up pernah digunakan oleh teman atau anggota keluarga yang sakit serta mungkin terkontaminasi oleh orang yang terinfeksi positif virus corona sebaiknya jangan pernah menggunakannya lagi dan dibuang saja.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.