Cerita Chaca Thaib dengan Anak Alergi dan Pentingnya Deteksi Dini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Influencer Chacha Thaib. Instagram.com/@chachathaib

    Influencer Chacha Thaib. Instagram.com/@chachathaib

    TEMPO.CO, Jakarta - Isu alergi merupakan hal penting khususnya bagi orang tua yang memiliki risiko menurunkan kondisi alerginya pada anak. Termasuk influencer Chaca Thaib yang mempunyai riwayat alergi susu sapi dan debu, sehingga menurun kepada anaknya Binar, yang alerginya beragam salah satunya alergi susu sapi.

    "Selain dampak kesehatan dan beban ekonomi yang besar, saya dan si Kecil juga menjadi cenderung penakut dalam memilih makanan. Di kesempatan ini, saya ingin mengajak para orang tua untuk lebih menyadari pentingnya pencegahan alergi sejak dini untuk menghindari dampak negatif di kemudian hari,” kata Chacha Thaib dalam Bicara Gizi "Mencegah Alergi si Kecil dengan Deteksi Risiko Alergi dan Asupan Nutrisi yang Tepat Sejak Dini" Kamis 25 Juni 2020.

    Chaca Thaib menyarankan agar para orang tua jangan menganggap remeh dan sebaiknya sejak kecil melakukan pencegahan. Hal ini agar efeknya tidak terlalu parah jika sudah dideteksi sejak dini. "Bagi ibu baru yang maish belajar jangan coba-coba melakukan self diagnosis dan percaya sama mitos, tapi sebaiknya disampaikan langsung pada ahlinya agar mendapat treatment yang tepat," ucapnya.

    Dalam diskusi yang sama, Konsultan Alergi dan Imunologi Anak Dokter Budi Setiabudiawan menjelaskan bahwa dampak alergi lebih dari sekedar gejala yang dialami anak. Alergi memiliki dampak yang signifikan bagi anak, keluarga bahkan masyarakat. Anak dengan alergi cenderung memiliki rangkaian penyakit alergi seiring bertambahnya usia. Bahkan diturunkan ke generasi berikutnya.

    ADVERTISEMENT

    “Bagi anak, alergi dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif, seperti obesitas, hipertensi dan sakit jantung. Selain itu anak dengan alergi juga mengalami keterlambatan pertumbuhan. Sementara dampak ekonomi yang harus dihadapi keluarga adalah meningkatnya biaya pengobatan dan biaya tidak langsung,” ujar Budi.

    Sebab itu, menurut Budi alergi penting untuk dideteksi dan dicegah sejak dini dengan menelusuri riwayat alergi keluarga dan pemberian nutrisi yang tepat untuk mendukung sistem imun yang lebih baik. Jika secara dini bisa ditangani lebih cepat sesuai tata laksana, tidak berlanjut ke penyakit lainnya, misalnya asma atau dermatitis atopik.

    "Inilah pentingnya deteksi dini bagi anak-anak yang punya bakat alergi. Kalau kita terlambat mendiagnosis maka bisa berdampak pada gangguan kesehatan yang lain, termasuk juga dengan tumbuh kembang," ucapnya.

    Baca juga: Hati-hati, Alergi Makanan Memicu Kecemasan pada Anak

    Dalam jangka panjang meningkatkan penyakit degenaratif  seperti  obesitas, hipertensi, diabetes, dan jantung. Belum lagi dari sisi psikologis yang bisa mmebuat stres pada anak dan orang tua. "Untuk itu nutrisi lengkap dan seimbang akan mendukung perkembangan imun anak. Nutrisi kombinasi prebiotik dan probiotik (SINBIOTIK) akan mendukung sistem imun anak dalam menurunkan risiko alergi melalui keseimbangan mikrobiota saluran cerna,” ujar Budi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.