Cerita Arumi Bachsin Lakoni Peran Ibu 2 Anak di Usia 20-an Tahun

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arumi Bachsin dan dua anaknya. (Instagram/@arumi_arumi_94)

    Arumi Bachsin dan dua anaknya. (Instagram/@arumi_arumi_94)

    TEMPO.CO, Jakarta - Arumi Bachsin resmi dipersunting Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak pada 30 Agustus 2013 silam. Rumah tangga aktris ini selalu terlihat harmonis di berbagai kesempatan. Namun, seperti ibu rumah tangga pada umumnya, terkadang ia juga pernah merasakan repot khususnya saat memulai peran barunya sebagai ibu.

    Dalam instagram TV Question and Answer, 7 Juni 2020 ibu dua anak, Lakeisha Ariestia Dardak dan Alkeinan Mahsyir Putro Dardak, ini mengatakan bahwa menjadi seorang ibu di usia muda memang terasa ribet. Tapi, tergantung apakah kita menikmatinya atau tidak.

    "Waktu pas awal-awal adaptasi rasanya gimana ya, apalagi lihat teman-teman masih pada nongkrong, sementara aku usia 20 tahun sudah punya anak. Terlebih pas jalan bareng teman jam 19.00 rasanya sudah malam dan tidak nyaman lagi kepikiran sama anak-anak di rumah pengin ngelonin tidur," ucap perempuan kelahiran 19 Februari 1994 ini

    Namun, lama kelamaan ia terbiasa. "Tapi lihat apa yang kita punya, pas aku bisa melihat dari sisi tersebut baru mulai menikmati," kata ibu dari anak usia 6 dan 5 tahun ini. 

    Dia kini menikmati perannya sebagai ibu. Untuk bonding, dia sering masak kesukaan anak-anak. Tak perlu yang terlalu ribet. 

    "Biasanya ditanya dulu anak-anak mau makan apa karena kedua anak aku seleranya beda. Anak pertama suka makanan western seperti burger atau spageti, kalau yang kecil suka makanan Indonesia, kaya ati ampela, sop kambing dan sayuran," ucapnya.

    Menyoal bermain gadget, Arumi tidak terlalu membatasi secara saklek. Kuncinya adalah jangan terlalu lama sehingga anak jadi kurang tidur, misalnya.

    "Kalau aku tidak terlalu ketat tapi dibatasi, apa yang lagi tren sekarang aku coba perkenalkan, seperti Tik Tok, agar anak-anak tidak mencari ke tempat lain, cukup tahu aja. Coba dibatasi tapi tidak dihilangkan, tidak melulu sepanjang hari bermain gadget," ujar dia.

    Terlebih di masa sekarang ini, orang tua punya tantangan yang sama, bagaimana caranya bisa mendampingi anak-anak belajar di rumah seperti guru mengajar mereka. Perhatikan juga mood-nya. Jika sedang tidak mood, sebaiknya jangan dipaksa.

    "Jadi malamnya kami janjian, aku coba kasih tahu dulu ke anak bahwa besok ada kelas di rumah jadi sudah dikondisikan sejak malam," ucap Arumi memberi tips.

    Ketika waktunya bermain, dia memberikan yang bervariasi, kreatif, dan banyak mencari referensi di Internet.

    "Pernah juga kita saking bingungnya mau main apa, eh jadinya main balon diisi air dilempar-lempar ternyata menyenangkan juga. Walau terkadang diselingi rebutan mainan antara adik-kakak iya, kalau mood mereka lagi capek kurang tidur siang bisa memicu keributan," ujar dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.