Kisah Masa Kecil Annisa Pohan, Tumbuh Kuat karena Sering Dijahili

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Kedua dari kiri) Annisa Pohan bersama orang tua dan kedua saudaranya. Ia juga ditemani suami, Agus Harimurti Yudhoyono dan anak, Almira Tunggadewi Yudhoyono. Instagram.com/@annisayudhoyono

    (Kedua dari kiri) Annisa Pohan bersama orang tua dan kedua saudaranya. Ia juga ditemani suami, Agus Harimurti Yudhoyono dan anak, Almira Tunggadewi Yudhoyono. Instagram.com/@annisayudhoyono

    TEMPO.CO, JakartaAnnisa Pohan membagikan beberapa foto lawas secara rutin di Instagram-nya sejak akhir Mei 2020. Ia mengunggahnya sesuai bulan di tahun-tahun sebelumnya. Pada Kamis, 10 Juni 2020, menunjukkan beberapa foto, salah satunya bersama ayah, ibu, dan kedua saudaranya, beserta cerita masa kecilnya. 

    Istri Agus Harimurti Yudhoyono itu bercerita bahwa ia sering jadi korban kejahilan abangnya, Rizano Azhar Pohan, dan adiknya, Mifta Rizky Pohan. Tapi rupanya kejahilan itulah yang membuat dia tumbuh jadi perempuan kuat.

    "Kondisi hidup dimana saya dulu waktu kecil harus bisa mempertahankan diri dari kenakalan abang dan adik, jadi saya korban bully dari atas bawah (astaghfirullah nasib saudaranya semua laki...hahahha)," tulisnya di keterangan foto Instagram pada Kamis, 11 Juni 2020.

    Ditambah lagi sebagai anak perempuan satu-satunya, ia mengaku tak dimanja. Ia mengalami sindrom sebagai anak tengah yang ingin mengalahkan rasa manja dan menunjukkan kemampuan dirinya.

    "Akhirnya saya jadi yang paling dominan di keluarga hehe dan jadi perempuan yang kuat karena terbiasa karena survival (bertahan) dalam hidup setiap harinya dulu," jelasnya. 

    Menurut Annisa, kini abang dan adiknya sangat kalem dan menurutinya. Seiring pertambahan usia dan bertambah dewasa, hubungan adik kakak akan semakin saling menyayangi dan melindungi.

    Menyambung kisah masa kecilnya dengan saudara, Annisa juga mengungkap bahwa sang ayah, Aulia Pohan, adalah seorang family man atau pria yang sangat mendahulukan keluarga dalam hal apa pun.

    "Walaupun suku Batak terkenal keras itu hanya casing-nya aja, begitu menghadapi keluarga hatinya Rinto, dengan istri pasti mengalah dan dengan anak-anak khususnya anak laki itu dianggap raja, semua apa-apa untuk anak dulu," paparnya di keterangan foto Instagram pada Jumat, 12 Juni 2020.

    Tak hanya merasakan pengorbanan dan kasih sayang sang ayah, Annisa juga sebutkan diberi kebebasan berpendapat. Hal itu berlaku untuk seluruh anggota keluarga, termasuk putrinya, Almira Tunggadewi Yudhoyono.

    "Kami terbiasa berpendapat bebas dengan gaya kami masing-masing tanpa ada yg sakit hati dan menghargai pendapat yang lain, jadi walau sedikit orang, tapi lumayan ramai," tukasnya.

    Annisa pun mengenang saat awal-awal Agus bergabung ke keluarga Pohan, ia terkejut dengan intonasi suara yang tinggi.

    "Almira yang pendiam pun bisa bebas berekspresi dan menjadi ikut cerewet kalau sedang bersama keluarga Pohan. (mungkin mas Agus awal kaget-kaget hehe dengan tone tinggi kami)," tukasnya.

    SILVY RIANA PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.