Tips Mengatasi Anak yang Sulit Makan agar Nutrisinya Terpenuhi

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak tidak mau makan. shutterstock.com

    Ilustrasi anak tidak mau makan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu yang membuat orang tua khawatir dalam pengasuhan anak adalah pemenuhan nutrisi. Banyak orang tua khawatir nutrisi anak tidak tercukupi, khususnya saat anak masih mengonsumsi makanan pendamping air susu ibu atau MPASI. 

    Di masa ini, biasanya anak makan sedikit, hanya mau makan makanan tertentu, atau bahkan menolak makanan sama sekali. Namun, selama Anda menawarkan makanan sehat, tak perlu khawatir jika anak Anda terkadang makan sedikit. Anak Anda tidak akan kelaparan karena mereka pandai menilai berapa banyak makanan yang dibutuhkan.

    Berikut trik mengatasi anak yang sulit makan seperti yang dilansir dari Raising Children, Kamis, 4 Juni 2020. 

    1. Menciptakan lingkungan makan yang positif

    2. Perhatikan cara makan yang benar. Anda bisa menjadikan waktu makan sebagai acara keluarga yang bahagia, teratur, dan sosial. Duduk bersama untuk makan bersama anak kapan pun Anda bisa.

    3. Perlihatkan kepada anak betapa Anda menikmati makanan yang telah disiapkan. Pilihlah alat makan yang sesuai dengan kesukaan anak.

    4. Libatkan anak untuk membantu menyiapkan dan memasak makanan keluarga .

    5. Tawarkan makanan baru ketika Anda dan anak santai, dan anak tidak terlalu lelah atau terganggu oleh hal-hal lain.

    6. Tetapkan batas waktu sekitar 20 menit untuk makan. Jika anak Anda belum makan, bawalah dan jangan menawarkan camilan atau makanan alternatif.

    7. Hindari menghukum anak Anda karena menolak mencoba makanan baru. Ini bisa membuat makanan baru menjadi hal yang negatif.

    8. Terus tawarkan makanan baru. Diperlukan 10-15 percobaan bagi anak-anak untuk menerima dan menikmatinya.

    9. Sajikan makanan yang sama kepada anak Anda seperti anggota keluarga lainnya. Anak Anda akan mendapatkan manfaat nutrisi dari berbagai jenis makanan, dan menerima rasa dan tekstur baru sebagai 'normal'.

    10. Biarkan anak Anda makan sendiri, dan beri anak Anda bantuan jika diperlukan.

    Setelah menemukan sesuatu yang dimakan dan dinikmati anak, biasanya Anda akan tergoda untuk terus menyajikannya. Tetapi anak Anda perlu makan berbagai macam makanan untuk mendapatkan semua nutrisi yang mereka butuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan. Jadi, penting untuk terus menawarkan banyak makanan berbeda kepada anak Anda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.