5 Manfaat Keju untuk Kesehatan, Bisa Meningkatkan Imunitas

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keju. Shutterstock

    Ilustrasi keju. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Keju merupakan salah satu makanan sehat yang lezat. Banyak sekali hidangan lezat yang menggunakan keju sebagai salah satu bahannya. Makanan ini tersedia dalam banyak pilihan di seluruh dunia. 

    Setiap 4 Juni diperingati sebagai Hari Keju Nasional di Amerika Serikat. Sampai saat ini asal usul Hari Keju masih belum ditemui, namun perayaan hari khusus ini menunjukkan keistimewaan keju sebagai untuk salah satu makanan tertua di dunia.

    Beberapa ahli sejarah mengatakan bahwa keju awalnya terbuat dengan tidak sengaja saat para gembala sapi menyimpan susu di dalam perut hewan. Enzim di perut hewan membuat susu menjadi kental dan terpisah menjadi dadih dan whey. Hingga saat ini, pembuatan keju telah berkembang dengan sangat pesat, dan sekarang terdapat sekitar 1.400 macam keju di dunia. 

    Menurut laman Health Line, keju adalah sumber kalsium, lemak, dan protein.
    Ini juga mengandung vitamin A dan B-12 dalam jumlah tinggi, bersama dengan seng, fosfor, dan riboflavin. Keju yang terbuat dari susu hewan yang diberi makan rumput adalah mengandung nutrisi paling tinggi, juga mengandung asam lemak omega-3 dan vitamin K-2.

    Nutrisi keju sangat bervariasi, tergantung dari jenisnya. Misalnya, mozzarella mengandung 85 kalori dan 6,3 gram lemak per ons. Bandingkan dengan Brie, yang memiliki 95 kalori dan 7,9 gram lemak per ons; dan cheddar memiliki 113 kalori dan 9 gram lemak.

    Jika menggunakan keju rendah kalori, cobalah mozzarella skim, keju Swiss, dan keju feta. Jika ingin mengurangi natrium, cobalah keju Swiss yang hanya mengandung 20 miligram per ons.

    Berikut manfaat keju bagi kesehatan. 

    1. Mencegah osteoporosis

    Dikutip dari keterangan pers Greenfields, sebagai makanan yang terbuat dari susu, keju mengandung protein, kalsium, dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. Kekurangan zat ini meningkatkan risiko osteoporosis. 

    2. Baik untuk kesehatan gigi

    Dalam sebuah penelitian di Denmark dari tahun 2015, yang dikutip Healthline, anak-anak dengan asupan produk susu di atas rata-rata bebas gigi berlubang setelah tiga tahun dibandingkan mereka dengan asupan di bawah rata-rata. Ini membuktikan bahwa mengonsumsi keju dapat membantu mencegah gigi berlubang.

    Terdapat kandungan di dalam keju yang melindungi gigi dari asam yang dapat membuat lubang pada gigi. Mengonsumsi keju dapat membantu memperkuat gigi dan mencegah masalah-masalah pada gigi.

    3. Mengandung vitamin B12 yang tinggi

    Vitamin B-12 adalah vitamin terbesar dan paling rumit yang membantu produksi sel darah merah, protein dan DNA serta baik untuk kesehatan mental dan kesehatan syaraf. Vitamin B12 hanya dapat ditemukan pada produk hewani atau suplemen. Mengonsumsi keju dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin B12 karena keju mengandung 10-39 persen kebutuhan vitamin B12 harian.

    4. Membantu menurunkan tekanan darah

    Studi telah membuktikan bahwa mengonsumsi makanan yang tinggi dalam kalsium, seperti keju dapat menurunkan tekanan darah dan membantu mencegah hipertensi. Perlu diingat bahwa selain mengonsumsi kalsium, konsumsi sodium juga harus dibatasi.

    5. Memperkuat sistem imun

    Peneliti dari Universitas Turku, Finlandia, pada 2010 menemukan bahwa keju mengandung bakteri probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan kekebalan tubuh. Keju dengan probiotik dapat mengatasi kerusakan sistem kekebalan tubuh atau imunitas seperti immunosenescene. Terutama di masa-masa seperti saat ini, penting bagi kita untuk bisa tetap memiliki imunitas yang kuat dan salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi keju.

    HEALTHLINE | GREENFIELDS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.