New Normal, Benarkah Tren Makeup Lipstik Mulai Bergeser?

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lipstik. express.co.uk

    Ilustrasi lipstik. express.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi virus Covid-19 membuat banyak perubahan dalam bidang kehidupan. Salah satunya menggunakan masker kain setiap hari ketika beraktivitas di luar rumah untuk mencegah penularan virus corona. Penggunaan masker kain tentu juga mengubah tren makeup para perempuan. Selama memakai masker fokus makeup tentu hanya pada bagian mata. Hal ini membuat banyak perempuan mulai mencari makeup khusus area mata. Lantas apakah penggunaan makeup lain seperti lipstik mulai berkurang?

    Direktur L'Oréal Consumer Division E-Commerce Karan Kansal selain permintaan makeup di bagian mata, kebutuhan makeup yang tahan lama dan transferproof juga mulai meningkat. Pihaknya pun menghadirkan konsep “Back to Beauty”, untuk tetap menjadi cantik, kuat dan percaya diri lagi menjelang masa new normal. "Kami akan mendukung seluruh wanita menyambut momen sosial baru dengan ritual kecantikan seperti perawatan kulit di rumah dan makeup look yang sempurna walaupun menggunakan masker," ucap Karan melalui siaran pers, Selasa 2 Juni 2020.

    Sementara menurut Brand Director Y.O.U Dickson Leo banyak orang mencari lipstik atau lipcream yang melembapkan, untuk membuat bibir terlihat sehat, cantik, dan lembap. Warna-warna yang dipilih pun lebih berani.

    "Sebagai contoh, lip product kita khususnya lip cream itu lagi laku, karena berdasarkan research kita sendiri. Walaupun WFH, orang-orang pakai lip cream untuk keliatan profesional saat meeting online atau hanya sekedar membangun mood biar semangat kerja. Sebab tak hanya untuk bibir, lipcream juga bisa dijadikan eyeshadow dan blush on. Selain itu pensil alis juga dicari banget," ucap Dickson saat dihubungi Tempo.co, Selasa 2 Juni 2020.

    Sementara dari sisi konsumen perubahan kebiasaan ternyata tidak terlalu signifikan. Salah satunya ialah entrepreneur Debby Sylvia yang gemar membeli lipstik. Meski di rumah saja, perempuan 35 tahun ini tetap pakai lipstik yang ia aplikasikan untuk blush on agar wajah tetap berseri. Demikian juga saat masih bekerja setengah hari di kantor, dia menggunakan lipstik untuk eyshadow

    "Hasilnya lumayan juga walaupun lipstik tidak kelihatan di bibir tapi bisa terlihat di mata. Dengan mengaplikasikan lipen sebagai eyeshadow jadi buat mata segar dan enak dilihat," ucap Debby yang tinggal di Padang ini.

    Berbeda dengan Debby yang mengkreasikan lipstiknya, karyawan swasta di Yogyakarta Gabriela Yessy mengatakan jika ia memakai lipstik sesuai fungsinya. "Jadi selama pandemi kemana-mana pakai masker tapi tetap saja pakai lipstik meski tidak keliatan. Nanti kalau pas minum atau makan naaahh kan mau tidak mau orang melihat lipstiknya. Jadi bagi aku lipstik ya tetap sebagai lipstik," ucap perempuan 36 tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setelah Wabah Virus Corona, Pemerintah Kini Waspadai Flu Babi

    Di tengah wabah virus corona, pemerintah Indonesia kini mewaspadai temuan strain baru flu babi. Flu itu pertama kali disinggung pada 29 Juni 2020.