7 Jurus Move On Usai Ditinggal Mantan Pacar Menikah

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi patah hati/putus. Shutterstock

    Ilustrasi patah hati/putus. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi sebagian orang, ditinggal nikah oleh mantan pacar memang sungguh menyakitkan. Namun, bukan berarti Anda hanya boleh diam saja dan larut dalam kesedihan. Tentu, Anda harus bisa move on dan kembali melanjutkan kehidupan. Namun, move on setelah ditinggal nikah oleh mantan kekasih memang tak semudah kelihatannya.

    Kadang secara tidak disadari timbul rasa kompetitif di dalam diri Anda terhadap mantan. Misalnya, Anda merasa tidak adil jika sang mantan pacar sudah menemukan kebahagiaannya lebih dulu dengan orang lain. Atau walaupun Anda sudah move on dan tampak bahagia, rasanya tetap menyakitkan bila mengetahui mantan pacar mulai menunjukkan tanda-tanda move on. 

     

    Nah, untuk membantu Anda bangkit dari kesedihan dan dapat kembali termotivasi melanjutkan kehidupan, simak cara move on setelah ditinggal nikah mantan berikut ini. 

    Cara move on melupakan mantan pacar yang sudah menikah

    1. Meluapkan kesedihan saat ditinggal nikah mantan

    Meluapkan kesedihan atau mengeluarkan uneg-uneg dalam hati Anda adalah cara move on pertama setelah ditinggal oleh mantan pacar. Beri waktu pada diri sendiri untuk menyendiri. Anda mungkin akan merasa sangat sedih, kecewa, dan marah karena ditinggal nikah. Cari tempat yang cocok untuk melepaskan luapan emosi ini. Misalnya, kamar tidur, kamar mandi, atau taman belakang rumah. Duduk dan keluarkan seluruh perasaan yang tengah berkecamuk di dalam dada Anda. Termasuk jika Anda memang ingin menangis, sebaiknya jangan ditahan. Melepaskan kesedihan dengan menangis dapat membantu Anda untuk mendapatkan energi baru yang positif. Dengan ini, Anda akan merasa terbebas dan akhirnya merasa lebih lega. 

    2. Jangan menyalahkan diri sendiri

    Saat mengetahui mantan pacar menikah dengan orang lain, Anda mungkin berpikir untuk menyalahkan diri sendiri. Anda mungkin bertanya-tanya, seperti “Mengapa dia tidak memilih saya untuk menjadi pasangan hidupnya?” atau “Apakah saya tidak cukup baik untuk dirinya?”.

    Hal tersebut tentu sangat tidak sehat dan dapat mempersulit proses move on. Alhasil, Anda akan merasa sakit hati berkali-kali lipat dan hanya akan fokus pada emosi negatif semata.  Alih-alih menyalahkan diri sendiri, Anda sebaiknya belajar bersyukur. Bersyukur karena mantan kekasih akhirnya mendapatkan pasangan yang dapat membahagiakannya. Anda juga perlu bersyukur karena bisa jadi ini merupakan tanda bahwa mantan kekasih bukan orang yang tepat untuk mendampingi Anda. 

    3. Curhat kepada orang terdekat

    Jika Anda merasa tidak kuat untuk menyimpan beban sendiri, saatnya Anda curhat pada orangtua atau sahabat. Anda bisa berbagi kesedihan kepada orang terdekat yang dipercaya. Dengan bercerita pada orang terdekat, beban yang berkecamuk di dalam dada sedikit demi sedikit akan terangkat hingga akhirnya hilang. 

    Selain itu, bercerita dengan orang terdekat membuat Anda lebih merasa lega karena Anda tak sendirian dan masih banyak orang yang menyayangi Anda. Keberadaan orang terdekat yang selalu siap mendengarkan cerita Anda juga akan membantu menguatkan diri Anda untuk menjalani kehidupan.

    4. Unfollow dan block kontak dan media sosial mantan kekasih

    Cara move on setelah ditinggal nikah mantan pacar berikutnya adalah unfollow serta block kontak dan media sosial mantan kekasih. Sebab, Anda akan semakin terpuruk dan sulit move on apabila terus-menerus memandangi postingan sang mantan kekasih dengan kehidupan barunya melalui laman Instagram, Facebook, dan Twitter. 

    Jika benar-benar ingin melupakan mantan pacar setelah ditinggal nikah, pertimbangkan untuk sementara menarik diri dari media sosial atau unfollow dan block semua akun mantan kekasih. 

    Bila tetap ingin bermain sosial media, filter media sosial Anda dengan hanya menampilkan postingan berupa gambar-gambar yang positif. Dengan ini, niscaya Anda jadi lebih bersemangat untuk menjalani hidup dan dapat melupakan mantan seutuhnya. Hindari pula mengikuti akun-akun media sosial yang memunculkan postingan galau agar tidak menghambat atau menggagalkan proses Anda untuk sembuh dari patah hati.

    5. Jangan membicarakan mantan kekasih

    Setelah Anda mengeluarkan uneg-uneg di hati akibat ditinggal nikah kepada teman-teman terdekat atau orangtua, usahakan agar topik obrolan selanjutnya tak melulu berputar mengenai mantan kekasih. Minta orangtua dan teman-teman terdekat (terutama teman Anda yang masih berteman dengan mantan kekasih Anda) untuk tidak lagi menyebut nama, membicarakan, atau menanyakan kabar terbaru mantan kekasih Anda. Dengan ini, Anda bisa tetap fokus untuk move on. 

    6. Jangan mengucapkan selamat ke mantan kekasih

    Beberapa orang mungkin ada yang mengucapkan selamat atas pernikahan mantan pacar dengan pasangan barunya saat merasa suasana hatinya sedang baik. Akan tetapi, hal ini sebaiknya tidak dilakukan. Sebab, menghubungi mantan kekasih dengan berdalih untuk mengucapkan selamat atas pernikahannya, hanya dapat memperburuk keadaan dan membuatnya berpikir bahwa Anda masih memikirkannya. 

    7. Melakukan kegiatan yang menyenangkan

    Melakukan kegiatan yang menyenangkan juga bisa menjadi cara move on setelah ditinggal nikah oleh mantan. Anda dapat menghabiskan waktu berkualitas dengan anggota keluarga dan teman-teman dekat. Selain itu, Anda bisa menyalurkan energi Anda untuk melakukan hobi-hobi baru. Misalnya, berolahraga di gym, mengikuti kelas memasak, fotografi, pencinta alam, atau bergabung dengan komunitas tertentu. Buat diri Anda sibuk, tetapi jangan sampai kesibukan Anda justru membebani diri sendiri hanya karena Anda ingin mengalihkan perhatian dari kenangan lama bersama mantan. 

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setelah Wabah Virus Corona, Pemerintah Kini Waspadai Flu Babi

    Di tengah wabah virus corona, pemerintah Indonesia kini mewaspadai temuan strain baru flu babi. Flu itu pertama kali disinggung pada 29 Juni 2020.