Manfaat Kacang Panjang untuk Memperbesar Payudara dan 6 Lainnya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kacang panjang. Unsplash.com/Sean Stratton

    Kacang panjang. Unsplash.com/Sean Stratton

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa masakan Indonesia menggunakan bahan dasar kacang panjang. Misalnya pecel, karedok, maupun tumis kacang panjang dengan segala jenis bumbunya. Selain itu bahan dasar masakan, ada beberapa manfaat kacang panjang untuk kesehatan. 

    Namun perlu diingat bahwa cara pengolahan kacang panjang mungkin akan memengaruhi sedikit manfaat kacang panjang itu sendiri. Jadi, pastikan Anda tidak merebus atau menumis kacang panjang terlalu lama, agar nutrisi di dalamnya juga tidak ikut larut dalam air atau menguap bersama minyak goreng yang Anda gunakan.

    Kacang panjang termasuk tanaman polong-polongan atau legumes yang, seperti namanya, memiliki bentuk memanjang mulai dari 30-120 cm. Berbeda dengan buncis, kacang panjang memiliki kulit keriput yang menandakan sudah siap dipanen. Manfaat kacang panjang didapat dari nutrisi yang terkandung di dalamnya, misalnya vitamin C, vitamin B9 (folat), magnesium, mangan, dan beberapa jenis vitamin serta mineral lainnya. Belum lagi, kacang panjang mengandung antioksidan, terutama jenis flavonoid yang dipercaya memberi efek pembesaran pada payudara.

    Manfaat kacang panjang untuk kesehatan

    1. Menangkal radikal bebas
    Kandungan vitamin C dan antioksidan juga dapat menangkal radikal bebas. Radikal bebas diklaim sebagai salah satu penyebab penyakit-penyakit mematikan, seperti penyakit jantung, kanker, maupun artritis.

    2. Membuat tidur lebih nyenyak
    Manfaat kacang panjang yang satu ini didapat dari kandungan magnesium yang mencapai 44 mg per 100 gram sajian. Magnesium merupakan zat yang terbukti dapat mengatasi masalah hiperaktif, kecemasan, dan susah tidur karena adanya gangguan fungsi pada otak.

    3. Menyehatkan janin
    Kandungan folat (vitamin B9) yang terdapat dalam kacang panjang berperan penting dalam kesehatan janin, terutama pada trimester awal kehamilan. Folat terbukti dapat mencegah bayi lahir dengan cacat bawaan, seperti kelainan jantung dan spina bifida.

    Meski demikian, kandungan folat di dalam 100 gram kacang panjang sangat kecil, yakni 62 mikrogram, sementara ibu hamil butuh 400-800 mg folat per hari. Untuk melengkapi kekurangan ini, Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat (folat dalam bentuk suplemen).

    4. Memperbesar payudara
    Tahukah Anda bahwa manfaat kacang panjang untuk payudara sangat besar? Ya, kesimpulan ini didapat berdasarkan penelitian yang dilakukan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

    Berdasarkan penelitian tersebut, kacang panjang terbukti memiliki kandungan fitoestrogen alias hormon estrogen alami pada tumbuhan yang fungsinya mirip hormon estrogen yang diproduksi oleh manusia. Salah satu jenis fitoestrogen adalah flavonoid yang dapat merangsang pertumbuhan sel-sel epitel pada payudara sehingga payudara Anda dapat membesar. Namun, penelitian ini masih berlangsung pada tahap awal dan membutuhkan studi lebih lanjut untuk membuktikan manfaat kacang panjang untuk payudara tersebut.

    5. Menyehatkan mata
    Manfaat kacang panjang yang satu ini berhubungan dengan kandungan vitamin A yang terdapat di dalamnya. Satu sajian kacang panjang (100 gram) mengandung 865 IU atau sekitar 28 persen dari total kebutuhan vitamin A per hari bagi laki-laki dan 37 persen bagi wanita.

    6. Menyehatkan kulit
    Kandungan vitamin C yang terdapat pada kacang panjang dapat memberi efek kulit yang sehat, misalnya mengurangi risiko kulit kering dan berkeriput. Manfaat kacang panjang ini juga didapat dari kandungan antioksidan yang terdapat dalam tanaman tersebut.

    7. Menurunkan risiko nyeri sendi
    Hal ini masih berhubungan dengan kandungan vitamin C yang terdapat di dalamnya. Hanya saja, kacang panjang memiliki 18,8 mg kandungan vitamin C per 100 gram sajiannya, sedangkan Anda membutuhkan sekitar 1.000 mg vitamin C untuk merasakan manfaat kacang panjang ini.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.