Cara AXA Global Tingkatkan Rasa Percaya Diri Pekerja Wanita

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi karyawati berbincang dengan atasan. (The Times of India)

    Ilustrasi karyawati berbincang dengan atasan. (The Times of India)

    TEMPO.CO, Jakarta - AXA Global Sponsor of D&I Indonesia, Niharika Yadav mengatakan pihaknya memberikan perhatian tinggi kepada para pekerja wanita di perusahaannya. Niharika mengatakan salah satu hal yang dilakukan perusahaannya untuk meningkatkan performa perempuan adalah dengan membangun rasa percaya diri para karyawan wanita. "Kami sangat mengutamakan kesetaraan gender. Salah satu inisiatif kami adalah meningkatkan rasa percaya diri perempuan di AXA," kata Niharika pada 21 Mei 2020 dalam konferensi pers virtual.

    Niharika mengatakan di perusahaannya, jumlah perempuan lebih banyak dibandingkan para pekerja laki-laki. Perbandingannya 54 persen karyawan perempuan dan 46 persen karyawan laki-laki. "Bahkan 80 persen board director kami, termasuk saya, adalah perempuan," katanya.

    Sebagai seorang wanita, Niharika mengatakan penting sekali memiliki rasa percaya diri yang baik. Untuk menunjang kemampuan para karyawan wanita itu, ia pun sering membuat kelas untuk para karyawannya, khususnya para wanita. "Kami ajak para karyawan untuk mempresentasikan diri secara lebih baik di kelas itu," katanya.

    Kelas-kelas itu, sering pula diisi oleh para ahli di berbagai bidang demi pengembangan diri karyawan. Ia mengatakan dengan memiliki rasa percaya diri yang baik, para wanita bisa mengembangkan karier mereka di perusahaan.

    AXA Global Sponsor of D&I Indonesia, Niharika Yadav/AXA Global

    Niharika pun mengutamakan agar para karyawan perempuan di AXA bisa merasakan keseimbangan antara kehidupan rumah dan kantor. Berbagai tips tentang bagaimana menjaga keseimbangan kehidupan antara bekerja dan kehidupan rumah tangga dibagikan untuk para pekerja perempuan AXA. "Biasanya tips-tips itu juga berasal dari pengalaman para pekerja wanita lain. Harapannya, para wanita ini bisa saling membantu dan mendukung," katanya.

    Niharika percaya ketika para wanita bisa mendukung wanita lainnya, maka hasilnya akan lebih baik. Para wanita ini bisa membuat jaringan yang lebih kuat sehingga bisa meningkatkan rasa percaya diri mereka, tidak hanya di dunia kerja namun juga di dalam kehidupan secara umum.

    Saat kegiatan bekerja dari rumah dilakukan sejak pertengahan Maret 2020, Niharika pun mengingatkan agar para pekerjanya, khususnya yang perempuan untuk bisa menjaga keseimbangan antara kerja dan kegiatan di rumah. Ia mengetahui kebanyakan para karyawannya menghabiskan banyak waktu di jalan. Tidak jarang pula ia mendengar kisah salah satu karyawan perempuannya untuk memasak sejak pukul 3 dini hari sebelum bersiap pergi ke kantor.

    Selama WFH, Niharika meminta para karyawannya, khususnya yang perempuan, untuk menggunakan waktunya yang seharusnya di jalan, untuk lebih mendekatkan diri kepada anak dan seluruh keluarga demi keseimbangan kehidupannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.