Alasan Yuni Shara Pilih Kebaya dan Sanggul di Tribute Didi Kempot

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yuni Shara. Instagram.com/@yunishara36

    Yuni Shara. Instagram.com/@yunishara36

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Yuni Shara tampil dalam acara Tribute Didi Kempot di stasiun televisi swasta, Selasa 5 Mei 2020. Dalam acara itu Yuni tampil mengenakan sanggul dan kebaya lengkap. Dia memiliki alasan khusus memilih tampil dengan busana tersebut, yang diungkapkan melalui laman Youtube Yuni Shara Channel dan Instagram-nya.

    “Malam ini mendadak pakai sanggul, tadi pagi ada denger berita enggak enak banget, saya beberapa hari ini lagi seneng bisa duet sama mas Didi,” ujar Yuni Shara dalam vlog terbarunya. Dia bercerita sambil persiapan untuk tampil dalam acara itu.  

    “Sudah mengkhayal nanti kalo pandemi sudah selesai bakalan menyanyi menemani mas Didi bertemu sobat ambyar, tadi pagi pas dibilangin mas Didi udah enggak ada, enggak percaya, bengongnya lama, sampai sekarang sih, masa sih? Jadi kaya broken heart betulan.”

    Yuni Shara mengatakan dia mendadak diminta mengisi acara Tribute Didi Kempot, di hari yang sama dengan kepergiaan penyanyi yang dikenal dengan panggilan Lord of Broken Heart.

    “Hari ini ada tribute di Metro malam ini juga, harusnya engak apa-apa enggak pake sanggul, tapi saya belum sempet (pakai) sanggulan sama mas Didi, yang sanding berdua sama mas Didi, malam ini mau pakai sanggul pakai kebaya,” ujarnya sambil merapikan makeup dan disanggul oleh ahli ruas sanggul.

    Yuni Shara memilih kebaya yang sudah ada, yang dirancang oleh Margalena. Kebaya berpotongan sederhana berwana cokelat dengan selendang bernuansa oranye dan jarit. Untuk nakeup, Yuni Shara merias wajahnya sendiri dengan gaya tampilan khasnya natural.

    Yuni Shara menunjukkan persiapannya tampil dalam acara Tribute Didi Kempot melalui kanal Youtube Yuni Shara Channel. (Youtube)

    Sedangkan untung sanggulnya model khas Jawa, dia dibantu oleh sanggar Rias Nunuk. “Sesederhana mungkin, memakai setelan kebaya, jarit dan selendang kuno, serta subeng saja,” tulis penyanyi 47 tahun itu di Instagram-nya.

    Di vlog Youtube-nya, Yuni mengaku tak memiliki persiapan apa-apa untuk tampil dalam acara tribute itu. Dia juga menceritakan proses rekaman lagunya bersama Didi Kempot, Kapusan Janji, serta rencana rekaman video klip.

    “Saya enggak punya persiapan apa-apn, persiapannya cuma hati saya, hati saya rasanya seperti langut (bengong dalam bahasa Jawa, red) saya denger mas Didi terakhir sudah bikin syuting video klip untuk Kapusan Janji, mas Didi bikin saya bikin nanti diedit, mas Didi di Solo, saya di Jakarta, rekamannya juga kaya gitu,” ujarnya.

    Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa, 5 Mei 2020 di Solo, Jawa Tengah. Didi Kempot wafat pada usia 53 tahun akibat penyakit jantung. Penyanyi yang dijuluki The Godfather of Broken Heart itu dikenal dengan lagu-lagu bertemakan patah hati.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Silang Pendapat tentang RUU PKS

    Fraksi-fraksi di DPR berbeda pendapat dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS. Dianggap rumit.