Bangun Pagi Migrain, Sebabnya Gangguan Tidur, Hormon dan Genetika

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi migrain. Shutterstock

    Ilustrasi migrain. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Jika Anda pernah bangun tidur dan merasakan migrain, rasanya sangat sakit di leher dan kepala. Menurut Perpustakaan Nasional Kedokteran Ameriksa Serikat, migrain pagi adalah salah satu jenis yang paling umum. Dan ahli saraf mengatakan migrain tidak mencoba untuk menghancurkan rutinitas harian Anda secara acak. Migrain muncul ketika Anda bangun karena kombinasi hal-hal seperti gangguan tidur, genetika, dehidrasi, obat-obatan, dan fluktuasi hormon.

    "Migrain dapat terjadi kapan saja," kata Sara Crystal M.D., seorang ahli saraf di New York Headache Center, kepada laman Bustle. Dia mengatakan bahwa banyak orang mungkin mengalami migrain ekstra sekarang karena tekanan bekerja di rumah, waktu layar tambahan, dan tekanan tambahan pandemi corona.

    "Sebagian besar penderita migrain dapat berharap untuk mengalami serangan migrain antara jam 4 dan 9 pagi," ujar Cara Pensabene M.D., direktur medis di EHE Health. "Sayangnya, ini dapat sangat mempengaruhi tidur Anda, yang pada gilirannya meningkatkan risiko Anda mengalami lebih banyak migrain."

    Dalam satu studi yang diterbitkan pada tahun 2016 di Medicine, orang-orang yang tidur sangat buruk lebih mungkin terkena migrain secara umum. Studi lain terhadap pasien migrain, yang diterbitkan pada tahun 2017 di Cephalalgia, menemukan bahwa migrain pagi dikaitkan dengan gangguan pada jam tubuh orang, atau chronotypes.

    Penelitian mengatakan bahwa jika Anda mengalami migrain di pagi hari, Anda mungkin juga memiliki ritme sirkadian yang sedikit abnormal, sinyal alami yang menentukan kapan Anda tidur dan bangun. Migrain juga menjadi lebih umum ketika siklus tidur Anda menjadi kacau. "Perubahan pola tidur seperti jet lag atau terlalu banyak atau terlalu sedikit tidur juga dapat menyebabkan migrain," kata Pensabene. Inilah sebabnya mengapa perubahan hormonal di sekitar menstruasi Anda mungkin membuat kepala Anda sakit; selama fase menstruasi, orang sering merasa lebih sulit untuk tidur, memicu migrain.

    Hal-hal lain juga dapat berkontribusi pada migrain pagi hari menurut. Dr. Pensabene adalah puasa dan dehidrasi. Di pagi hari, sebagian besar dari kita  tanpa makanan atau air selama setidaknya delapan jam, kecuali camilan tengah malam.

    Selain itu obat penghilang rasa sakit tubuh sendiri juga bisa menjadi faktor. National Headache Foundation mencatat bahwa selama jam 4 pagi dan 8 pagi, produksi endorfin dan enkephalin dalam tubuh, yang mengurangi rasa sakit, berada pada titik terendah, dan adrenalin berada pada titik tertinggi. Adrenalin diketahui dapat memicu migrain, karena menyempitkan pembuluh darah dan mengubah aliran darah otak. Obat penghilang rasa sakit yang mungkin Anda gunakan sebelum tidur kemungkinan juga hilang pada dini hari.

    Tak hanya itu, Dr. Pensabene mengatakan bahwa perubahan tiba-tiba di lingkungan Anda, seperti cahaya terang, sinar matahari, suara keras, atau perubahan cuaca atau tekanan udara dalam semalam dapat membuat migrain muncul. Sayangnya, memiliki riwayat genetik migrain juga membuat Anda lebih rentan; jika anggota keluarga Anda yang lain mengalami migrain pagi, Anda lebih berisiko.

    Jika Anda cenderung terbangun karena sakit kepala yang amat buruk, rencana perawatan migrain dengan dokter Anda atau spesialis sakit kepala mungkin merupakan cara yang baik untuk membantu. Jadwal tidur yang teratur, lingkungan tidur yang sejuk, tenang, dan upaya untuk mengurangi stres di siang hari dapat bermanfaat juga. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.