Didiet Maulana Sempat Ajak Glenn Fredly Angkat Tenun Tanimbar

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desainer Didiet Maulana mengenakan kain tenun Tanimbar. CANTIKA.COM | Rini Kustiani

    Desainer Didiet Maulana mengenakan kain tenun Tanimbar. CANTIKA.COM | Rini Kustiani

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepergian Musisi dan Penyanyi Glenn Fredly, Rabu 8 April 2020 karena penyakit meningitis tidak hanya meninggalkan duka yang mendalam pada para sahabatnya di industri musik tanah air. Kehilangan juga dirasakan oleh Desainer Ikat Indonesia Didiet Maulana.

    Melalui laman Instagram-nya, Didiet Maulana mengunggah video terakhir Glenn Fredly saat memberi semangat untuk mama-mama penenun Tanimbar. "Kita masih punya project mau angkat tenun Tanimbar dan Maluku, Bung. Mimpi kita project bersama untuk anak-anak Maluku. Sedih hati ini baca berita Bung sudah berpulang," tulis Didiet.

    Dalam video tersebut, Glenn mengatakan para penenun di Tanimbar banyak memberikan inspirasi untuknya. "Halo saya Glenn Fredly. Halo mama-mama penenun di Tanimbar beta cuma mau bilang apapun yang mama-mama lakukan menginspirasi beta. Semangat terus dan ini menjadi contoh melestarikan budaya orang-orang Tanimbar khususnya untuk memajukan orang Maluku lewat tenun mama-mama. Semangat mama-mama," ucap Glenn dalam video.

    Saat dihubungi Tempo.co, Kamis 9 April 2020, Didiet Maulana membenarkan bahwa ia memiliki proyek untuk anak-anak muda di Indonesia, khususnya di Ambon. Menurut Didiet, program yang mau dibuat ini sudah direncanakan sejak tahun lalu, namun belum terlaksana karena banyak kesibukan lain. Pertengahan tahun ini, ia berencana melakukan survey ke Ambon untuk membuat acara khusus untuk anak-anak di Indonesia Timur. 

    "Acaranya seperti workshop khususnya anak muda agar mereka bisa mendengarkan sharing dari praktisi retail, salon, dan musik. Mereka hadir untuk mendengarkan dan acara akan dibagi menjadi beberapa kelas," ucapnya.

    Didiet Maulana menambahkan saat ini sedang mengembangkan tenun Tanimbar bekerjasama dengan Bank Indonesia dan melibatkan banyak anak muda. Ia pun sempat meminta Glenn Fredly memberikan semangat untuk penenun di Tanimbar. "Saat saya ada di lokasi, saya minta bung Glenn semangat untuk mama-mama penenun, dan beliau pun mengirimnya," lanjut dia. "Jadi memang Glenn ini memberikan legacy dan titipan karya yang banyak sekali yang bisa diteruskan kita semua. Termasuk rencana dia ingin menggelar konser 25 tahun berkarya di Ambon."

    Bagi Didiet yang mengenal Glenn Fredly sejak tahun 2005, Glenn adalah seorang sahabat. Keduanya saling memberikan dukungan pada karya masing-masing. Misalnya saat tampil di atas panggung, pelantun Akhir Cerita Cinta itu juga kerap mengenakan rancangan Ikat Indonesia. "Kita semua merasa kehilangan," pungkasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.