Pink Positif Corona Dua Pekan Lalu, Mengisolasi Diri di Rumah

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Pink berpose saat menghadadiri Gala Event untuk menghormati Dolly Parton sebagai orang terbaik MusiCares tahun ini, menjelang Grammy Awards, di Los Angeles, California, AS, 8 Februari 2019. REUTERS/Mario Anzuoni

    Penyanyi Pink berpose saat menghadadiri Gala Event untuk menghormati Dolly Parton sebagai orang terbaik MusiCares tahun ini, menjelang Grammy Awards, di Los Angeles, California, AS, 8 Februari 2019. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Pink mengumumkan bahwa dia terinfeksi virus corona baru atau COVID-19. Ia lalu menjalani isolasi mandiri selama dua pekan di rumahnya dan kini telah dinyatakan negatif.

    Ia menyatakan hal tersebut dalam unggahan terbarunya di Instagram, Jumat, 3 April 2020 atau Sabtu pagi waktu Indonesia. Di unggahan tersebut dia membagikan fotonya bersama putranya yang berusia tiga tahun, Jameson.

    “Dua minggu yang lalu putra saya yang berusia tiga tahun, Jameson, dan saya menunjukkan gejala COVID-19. Untungnya, dokter perawatan primer kami memiliki akses ke tes dan saya dites positif,” kata Pink pada keterangan foto.


    Setelah dinyatakan positif, dia dan keluarganya mengisolasi diri di rumah selama dua minggu, sesuai dengan instruksi dokter. Setelah dua minggu, ia kembali melakukan tes lagi, untungnya hasilnya sudah negatif.

    Meski selebriti yang punya akses kesehatan lebih luas, ia mengaku sempat kesulitan mendapatkan tes corona.

    “Ini adalah parodi mutlak dan kegagalan pemerintah kita karena tidak membuat pengujian lebih mudah diakses,” ujar dia.

    Pink mengatakan, penyakit ini sangat serius dan nyata. Virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Cina, ini telah menginfeksi lebih dari satu juta orang di seluruh dunia. Siapa pun bisa terinfeksi, tak peduli tua, muda, kaya, atau miskin. 

    “Orang-orang perlu tahu bahwa penyakit tersebut mempengaruhi orang muda dan tua, sehat dan tidak sehat, kaya dan miskin, dan kita harus membuat pengujian gratis dan lebih mudah diakses untuk melindungi anak-anak kita, keluarga kita, teman-teman kita dan masyarakat kita,” ujar Pink.

    Setelah dinyatakan positif, dia menyumbang $ 500.000 atau sekitar Rp 8 miliar ke Dana Darurat Rumah Sakit Universitas Temple di Philadelphia untuk mendukung para profesional kesehatan yang berjuang di garis depan melawan virus corona. Sumbangan ini juga untuk menghormati ibunya, Judy Moore, yang bekerja di sana selama 18 tahun di bagian Cardiomyopathy and Heart.

    Dia juga menyumbang jumlah yang sama ke City of Los Angeles Mayor’s Emergency COVID-19 Crisis Fund.

    Menutup unggahannya, dia mengucapkan terima kasih kepada semua profesional kesehatan dan orang-orang yang bekerja keras untuk melindungi masyarakat dari virus corona.

    “Anda adalah pahlawan kami! Dua minggu ke depan ini sangat penting: tolong tinggal di rumah. Tolong. Tinggal. Di rumah,” kata dia berpesan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.