Cuci Buah dan Sayur tanpa Sabun, Pakai Tiga Bahan Alami Ini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi buah dan sayuran/kecantikan kulit. Shutterstock.com

    Ilustrasi buah dan sayuran/kecantikan kulit. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pakar menyarankan tidak menggunakan sabun cuci tangan, apalagi cairan disinfektan dan alkohol untuk membersihkan buah dan sayur. Meskipun sabun, alkohol, dan disinfektan selama ini digunakan untuk mencegah paparan virus corona baru atau Covid-19, itu dinilai tidak aman untuk membersihkan makanan. 

    Anda bisa saja menggunakan sabun dan air boleh saja selama sabunnya bertaraf food grade. Status food grade menandakan bahan-bahan yang terkandung dalam sabun tersebut aman untuk digunakan langsung pada bahan makanan. 

    Tapi tahukah Anda, selain bahan kimia seperti sabun, bahan-bahan alami yang ada di dapur pun tak kalah efektif dalam membersihkan sayur dan buah dari kuman dan kotoran. Berikut di antaranya.

    1. Air cuka

    Campurkan cuka ke dalam air dengan perbandingan 1 bagian cuka/3 bagian air. Contoh: 1 cangkir cuka dicampurkan ke dalam 3 cangkir air.

    Rendam sayur dan buah selama 20 menit dalam larutan air cuka tersebut.

    Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal penelitian Food Control, terbukti bahwa larutan air dan cuka yang dapat menghilangkan residu pestisida. Menurut Dr. Floyd Woods dan DR. Joe Kemble, professor hotikultura di Auburn University, cuka aman digunakan untuk mensanitasi permukaaan buah dan sayur.

    Akan tetapi, tingkat efektivitasnya dapat dipengaruhi kadar cuka dalam larutan, suhu air, serta luas area sayur dan buah yang terkena larutan tersebut. Oleh karena itu, pastikan untuk mengikuti takaran dan waktu rendam yang telah disarankan.

    2. Air garam

    Campurkan garam ke dalam air dengan perbandingan 1 bagian garam/10 bagian air. Contoh: 1 sendok garam dicampurkan ke dalam 10 sendok air.

    Rendam sayur dan buah selama 20 menit dalam larutan air garam tersebut.

    Masih dari penelitian yang sama dari Food Control, para peneliti juga menguji larutan air garam 10 persen yang terbukti efektif untuk menghilangkan residu pestisida. Di antara air mengalir dan larutan air cuka, larutan air garam 10 persen lebih efektif dalam membersihkan sayur dan buah, serta dianggap lebih murah secara biaya jika dibandingkan larutan air cuka.

    Bagi Anda penderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari cara ini dan gunakan cara lainnya sebagai alternatif untuk membersihkan buah dan sayuran.

    3. Air baking soda/soda kue

    Campurkan 8,5 gr (sekitar 2 sendok teh) soda kue ke dalam 1 liter air

    Rendam sayur dan buah selama 12-15 menit dalam larutan soda kue.

    Sebuah jurnal dari Agriculture and Food Chemistry yang meneliti penggunaan air soda kue, mengungkapkan bahwa dibandingkan air keran dan cairan pemutih, soda kue terbukti paling efektif membersihkan buah dan sayur dari residu pestisida. Pada buah seperti apel, soda kue bereaksi tak hanya di permukaan namun juga membersihkan hingga ke bawah kulit apel.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.