Wabah Corona, Amankah Penggunaan Hand Sanitizer untuk Ibu Hamil?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi memakai hand sanitizer. Unsplash.com/Kelly Sikkema

    Ilustrasi memakai hand sanitizer. Unsplash.com/Kelly Sikkema

    TEMPO.CO, Jakarta - Selain mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, hand sanitizer sangat diperlukan saat merebaknya virus corona, terlebih jika sedang ke luar rumah. Namun, karena sebagian besar kandungan hand sanitizer adalah alkohol, timbul kekhawatiran bagi ibu hamil.

    Menurut spesialis kandungan dan kebidanan Darrell Fernando, penggunaan hand sanitizer aman untuk ibu hamil. "Memang ada kadar alkohol yang bisa terserap ke kulit tapi itu kalau sering pakai, misalnya sehari lebih dari 20 kali atau tenaga kesehatan yang bisa berkali-kali pakai," kata dia seperti dikutip dari laman Instagramnya, Rabu, 18 Maret 2020.

    Menurut Darrel terdapat studi yang pernah dilakukan, orang yang menggunakan hand sanitizer dalam sehari, kadar alkoholnya rendah dan tidak menyebabkan gangguan pada ibu hamil atau bagi janin yang dikandungnya.

    Namun, ibu hamil juga mesti waspada dengan kandungan lain yang terdapat dalam hand sanitizer. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau FDA seperti yang dilansir dari laman Parents mencatat bahwa triclosan ditemukan dalam urin 75 persen orang Amerika, sehingga paparannya sangat umum. 

    Ibu hamil mungkin sangat bergantung pada pembersih tangan untuk menghalau kuman. Tetapi ternyata, beberapa bahan mungkin tidak aman saat hamil, walaupun ini belum terbukti secara pasti. 

    Menurut penelitian April 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Research, pembersih tangan sering mengandung triclosan, bahan kimia yang digunakan untuk keperluan antibakteri yang juga ditemukan dalam sabun antibakteri, pasta gigi berfluoride, dan beberapa produk kosmetik. 

    Triclosan dapat mengurangi kadar hormon tiroid yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Secara khusus, ini terkait dengan berat lahir rendah dan usia kehamilan berkurang. 

    Sebuah studi tahun 2010 dari Universitas Florida juga menemukan bahwa triclosan mengganggu "metabolisme estrogen." Gangguan dapat mempengaruhi bagaimana estrogen dipindahkan melalui plasenta dan itu juga dapat mempengaruhi perkembangan otak, pengaturan gen, dan kadar oksigen janin.

    Tetapi jika ibu hamil ingin menghindarinya, mereka dapat memilih pembersih tangan yang dibuat tanpa bahan triclosan atau harus dicantumkan pada label bahan pada produk apa pun yang dikandung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.