Anak Belajar di Rumah saat Wabah Corona, Ini Tips dari Psikolog

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak belajar. Shutterstock

    Ilustrasi anak belajar. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Sistem belajar di rumah yang diterapkan sejumlah sekolah di Jakarta dan sekitarnya selama pandemi virus corona merupakan hal baru bagi orang tua. Sistem ini membuat lega karena bisa membantu social distancing bagi anak-anak, tapi juga bikin bingung seperti apa model belajar di rumah agar bisa efektif.

    Menanggapi keresahan para orang tua, psikolog Rose Mini Agoes Salim mengatakan bahwa salah satu kunci penting agar belajar di rumah lebih efektif dan tidak membosankan bagi anak ialah proses kreatif dan keterlibatan orang tua.

    Biasanya, guru sudah membuat materi pelajaran jarak jauh baik melalui aplikasi atau email. Dalam hal ini orang tua bisa memastikan anak bisa mengerjakan materi tersebut.

    "Sebab, tugas dari sekolah menjadi bahan guru untuk mengevaluasi apakah anak bisa mengerjakan tugas di rumah. Jadi pastikan anak memang mengerjakan. Orang tua juga bisa lakukan kerja sama dengan sekolah," ucap Rose Mini dalam konferensi pers online yang diadakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kamis, 18 Maret 2020.

    Rose Mini mengatakan, dalam keseharian anak juga perlu dibuatkan jadwal yang teratur. Sebab momen seperti ini membuat jadwal lebih fleksibel di rumah tapi bukan berarti tidak belajar.

    "Orang tua juga harus disiplin, bantu anak mempelajari materi yang tidak diketahui, jangan sungkan menanyakan ke anak. Buat suasana yang nyaman asal jangan di keramaian, tidak perlu marah, dan jangan terpancing emosi," kata Rose Mini.

    Masalah selanjutnya, bagaimana kalau tugas sudah selesai? Anak mungkin akan bosan berada di rumah berhari-hari. Solusinya, orang tua bisa membuat project atau aktivitas yang bisa dilakukan bersama, misalnya masak bisa kerja sama mulai dari ayah, ibu, adik, dan kakak.

    "Melakukan kerja sama akan lebih efisien dengan kegiatan bersama semua keluarga, tidak menjadi tahanan di rumah, membuat mereka senang, misalnya bikin kue bareng, malah sampai ada rencana untuk dijual," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.