Wabah Corona, Meghan Markle dan Pangeran Harry Batasi Aktivitas di Kanada

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (dari kiri) Meghan Markle dan Pangeren Harry saat mengunjungi Kedutaan Besar Kanada di London. Instagram/@sussexroyal

    (dari kiri) Meghan Markle dan Pangeren Harry saat mengunjungi Kedutaan Besar Kanada di London. Instagram/@sussexroyal

    TEMPO.CO, Jakarta - Meghan Markle dan Pangeran Harry akhirnya menyelesaikan tugas kerajaan terakhir mereka setelah mundur sebagai anggota kerajaan senior. Pasangan ini tentu akan menghabiskan waktu bersama bayi mereka yang berusia 10 bulan, Archie Harrison di Kanada. Terutama saat pandemi virus corona saat ini.

    Menurut sumber Us Weekly, Meghan Markle dan Pangeran Harry melakukan bagian mereka untuk "meratakan kurva" dengan "mengamati karantina" —yaitu, tetap berada di dalam rumah jika memungkinkan dan secara sosial menjauhkan diri dari orang lain selama beberapa minggu ke depan. "Mereka mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia," tambah sumber itu.

    Meskipun tinggal di dalam dan membatasi kontak mereka dengan orang lain adalah untuk kepentingan terbaik Meghan, Harry, dan Archie, namun bagi Meghan mungkin harus menghentikan sementara aktivitas hariannya dengan Archie.

    "Meghan berjalan-jalan dengan Archie setiap hari melalui hutan," sumber terpisah mengatakan kepada Us Weekly. “Dia mendorongnya naik kereta dorong melalui jalan setapak melewati hutan publik di dekat rumah mereka atau mengikatnya dan berjalan di rute yang lebih sederhana. Jalan-jalan biasanya berlangsung sekitar satu atau dua jam, tetapi dia melakukannya setiap hari. ”

    Selama hiking, Meghan Markle sangat baik kepada penduduk setempat yang dia temui. Dia biasanya berbicara dengan orang-orang yang dia temui secara acak. “Dia sangat menyenangkan bagi orang asing. Dia memberi tahu teman-teman bahwa dia sangat senang bisa keluar di alam dan di daerah terpencil mereka,” tambah sumber itu.

    Sebelumnya, Perdana Mentri Kanada Justin Trudeau mengonfirmasi bahwa istrinya, Sophie Grégoire Trudeau, juga dinyatakan positif virus corona.

    "Dia merasa baik-baik saja, mengambil semua tindakan pencegahan yang direkomendasikan dan gejalanya tetap ringan," sebuah pernyataan dari kantor perdana menteri berbunyi pada 12 Maret 2020 mencatat bahwa politisi berusia 48 tahun itu akan melakukan isolasi diri selama dua minggu sebagai tindakan pencegahan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.