8 Kesalahan Umum saat Mencuci Rambut, Pakai Air Hangat

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keramas. aolcdn.com

    Ilustrasi keramas. aolcdn.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mencuci rambut atau keramas adalah hal yang mudah dan sering kita lakukan sehari-hari. Namun, ternyata mencuci rambut tidak semudah mengaplikasikan sampo lalu membilasnya. Ada beberapa aturan yang sering diabaikan sehingga  keramas memiliki manfaat maksimal untuk rambut.

    Inilah beberapa kesalahan mencuci rambut yang sering kita lakukan, seperti dilansir Boldsky.

    1. Terlalu Sering Mencuci Rambut

    Rambut segar dan bersih memang membuat diri sendiri nyaman. Tapi, sering mencuci rambut bisa berbahaya bagi rambut Anda, karena dapat menghilangkan minyak alami dari kulit kepala dan membuat rambut menjadi kering. Sering mencuci rambut juga dapat menyebabkan ujung rambut terbelah. Jangan mencuci rambut setiap hari. Beri jarak sekitar 2 hari tetapi jangan sampai lebih dari 5 hari.

    2. Menggunakan Air Hangat

    Mandi air hangat mampu menghilangkan semua stres dan membuat kita rileks. Namun tidak untuk rambut. Air hangat dapat mengelupas minyak alami yang ada pada rambut, sehingga menyebabkan rambut menjadi kering dan dehidrasi. Hal ini juga akan membuat rambut Anda rentan terhadap kerusakan dan ujung rambut yang bercabang.

    3. Bilas Rambut Sebelum Dicuci

    Hal pertama yang kita lakukan saat mandi adalah membasahi rambut dan langsung menggunakan sampo. Berhentilah melakukan hal tersebut. Diperlukan waktu setidaknya 30 detik untuk membilas rambut Anda secara menyeluruh sebelum mengaplikasikan sampo. Hal ini memungkinkan untuk membersihkan kotoran menumpuk yang ada di rambut dengan lebih baik.

    4. Mencuci Rambut Hanya Sekali

    Segera mulai membiasakan diri untuk keramas sebanyak dua kali. Cuci rambut Anda sampai bersih, bilas dan ulangi. Keramas yang pertama akan membilas lapisan debu dan kotoran. Keramas yang kedua akan memberi pembersihan menyeluruh untuk rambut.

    5. Sering Berganti Sampo

    Sering kali Anda mengganti sampo karena sudah tidak lagi merasakan manfaat dari sampo tersebut. Anda tidak perlu melakukan hal itu, kecuali Anda juga mengubah rutinitas perawatan rambut.  Misalnya, jika Anda telah mewarnai rambut, maka Anda perlu beralih ke sampo yang ideal untuk rambut yang diwarnai.

    6. Melewatkan Kondisioner

    Kondisioner adalah langkah terakhir yang paling penting dari mencuci rambut. Jika Anda melewatkan langkah ini, dapat menyebabkan kerusakan rambut. Kondisioner menghaluskan kutikula rambut dan membuatnya menjadi halus. Setelah mencuci rambut, oleskan kondisioner pada bagian bawah rambut Anda, diamkan selama beberapa menit lalu bilas.

    7. Memakai Kondisioner di Kulit Kepala

    Kondisioner memang baik untuk rambut, namun tidak untuk kulit kepala Anda. Zat kimia yang terkandung dalam kondisioner membuat akar rambut rusak dan menyebabkan rontok hingga kerusakan rambut. Selalu aplikasikan kondisioner dari rambut bagian tengah ke ujung.

    8. Mengeringkan Rambut Berlebihan

    Setelah selesai membilas sampo dan kondisioner, biasanya kita mengambil handuk dan langsung menggosok untuk mengeringkan rambut. Hal ini dapat merusak rambut, membuatnya keriting dan menyebabkan ujung rambut bercabang. Peras dengan lembut sisa air dari rambut dan biarkan rambut Anda kering secara alami.

    ALFI SALIMA PUTERI | BOLDSKY

     

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.