Cara Sederhana Menaikkan Berat Badan Anak yang Terlalu Kurus

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi anak makan (pixabay.com)

    ilustrasi anak makan (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Berat badan merupakan salah satu cara untuk mengetahui aspek pemenuhan gizi anak, selain tinggi badan. Sebagian anak berhasil memiliki tubuh ideal, bahkan ada yang berlebihan. Namun tak jarang anak mengalami kekurangan berat badan alias terlalu kurus. 

    Umumnya hal tersebut terjadi karena anak kesulitan makan. Dalam kondisi ini, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk menaikkan berat badan, misalnya sebagai berikut.

    1. Pastikan anak makan 3 kali sehari. Bila ia punya kebiasaan untuk tidak menghabiskan makanannya, ubah jadwal makan anak menjadi 4-5 kali per hari dengan porsi yang lebih kecil.

     2. Buatlah jadwal makan agar anak tahu konsep kenyang dan lapar. Beri jeda antara waktu makan selama 2 jam, misalnya anak Anda makan pagi jam 08.00, berikan jeda 2 jam untuk memberikannya susu atau makanan ringan, dan begitu seterusnya.

    3. Tambahkan 1-2 kali camilan sehat dalam sehari.

    4. Hindari makanan yang miskin nutrisi, seperti junk food, permen, keripik, maupun minuman ringan bersoda.

    5. Makan makanan yang kaya nutrisi dan penuh dengan energi serta kalori, seperti susu murni, yoghurt yang terbuat dari susu murni, selai kacang, dan lain-lain.

    6. Hindari minuman yang menghasilkan sedikit energi atau bahkan tidak ada energi sama sekali, seperti minuman bersoda dan sirup.

    7. Hindari memberi minum pada anak sebelum makan karena ia akan menjadi cepat kenyang.

    Meski makan secara rutin adalah kunci mencapai berat badan ideal anak, usahakan untuk memberi makan kepada anak ketika ia lapar. Bila anak mengalami kurang gizi atau gizi buruk karena kondisi kesehatan tertentu, misalnya malabsorbsi, minta saran dokter tentang cara menaikkan berat badan anak yang tepat.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.